<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sahabat Al-Aqsha</title>
	<atom:link href="http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sahabatalaqsha.com/nws</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 06:48:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Sahabat Al-Aqsha Tunaikan Amanah Lagi.  Berbuka Puasa di Kamp Pengungsian An-Nairab</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4237</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4237#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 04:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4237</guid>
		<description><![CDATA[ALEPPO, Jumat (Sahabatalaqsha.com): Kemarin sore (2/9), Dzikrullah W. Pramudya, pendiri Sahabat Al-Aqsha yang juga alumnus kapal kemanusiaan Mavi Marmara, menghadiri buka puasa (iftar) bersama sekitar 200 orang anak yatim dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_4241" class="wp-caption alignleft" style="width: 810px"><img src="http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2010/09/Buka-Puasa-Bersama1.jpg" alt="Iftar di Kamp Pengungsi (Foto: Sahabat Al-Aqsha)" title="Buka-Puasa-Bersama" width="800" height="600" class="size-full wp-image-4241" /><p class="wp-caption-text">Iftar di Kamp Pengungsi (Foto: Sahabat Al-Aqsha)</p></div>
<div id="attachment_4242" class="wp-caption alignleft" style="width: 810px"><img src="http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2010/09/Buka-Puasa-Bersama2.jpg" alt="(Foto: Sahabat Al-Aqsha)" title="Buka-Puasa-Bersama2" width="800" height="600" class="size-full wp-image-4242" /><p class="wp-caption-text">(Foto: Sahabat Al-Aqsha)</p></div>
<p><strong>ALEPPO, Jumat (Sahabatalaqsha.com)</strong>: Kemarin sore (2/9), Dzikrullah W. Pramudya, pendiri Sahabat Al-Aqsha yang juga alumnus kapal kemanusiaan Mavi Marmara, menghadiri buka puasa (iftar) bersama sekitar 200 orang anak yatim dan kaum dhuafa di Kamp Pengungsi Palestina An-Nairab, di pinggiran kota Aleppo.</p>
<p>Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian agenda Ramadhan Sahabat Al-Aqsha untuk menyampaikan amanah masyarakat Indonesia, berupa dana sebesar 15 ribu dolar (AS) guna mengajak anak-anak yatim dan kaum dhuafa Palestina berbuka puasa.</p>
<p>Tiga titik yang direncanakan jadi tempat iftar: Gaza, Masjidil Aqsha dan Damaskus (Suriah) insya Allah akan terlaksana semua.</p>
<p>Kegiatan iftar Sahabat Al-Aqsa kemarin sore, diadakan di sebuah kafe taman di kamp pengungsian An-Nairab di Aleppo (Halab), yang berjarak sekitar 4 jam perjalanan mobil ke utara Damaskus, dan di sebuah kamp pengungsi lain di kota Homs (1,5 jam dari Damaskus).</p>
<p>An-Nairab dan Haridan merupakan dua kamp pengungsi yang jaraknya paling jauh dari kota Al-Quds, ibukota Palestina sebelum dijajah Israel tahun 1948. Jarak antara Al-Quds ke kota Aleppo sekitar 550 km.</p>
<p>&#8220;Bayangkan, kakek dan nenek buyut anak-anak yatim ini harus berjalan tanpa alas kaki sejauh itu, sampai mereka benar-benar aman dari teror Zionis 62 tahun silam,&#8221; tutur Dzikrullah.</p>
<p>Menurut Ziyad Al-Qisyawi, Kordinator Bantuan Kemanusiaan Internasional Rabitah Ulama Filistin, yang juga Direktur Yayasan Kemanusiaan As-Sarraa yang bekerja sama dengan Sahabat Al-Aqsha kemarin sore, jumlah pengungsi di kamp An-Nairab dan Haridan sekitar 15 ribu jiwa.</p>
<p>Menurut pengamatan Dzikrullah, anak-anak yatim yang hadir dalam acara iftar kemarin sangat ceria dan ramah. Mereka berebut minta foto bersama dengan tamu-tamu yang datang dari Indonesia, Malaysia dan Turki.</p>
<p>&#8220;Yang paling mengharukan waktu saya berbincang dengan sepasang kakak beradik yang cacat tangan dan kakinya,&#8221; ujar Dzikrullah. Nama kedua anak yang diantar ayahnya itu Muhammad dan Hiba, ayahnya bernama Mahmud Said.</p>
<p>Dzikrullah sempat meminta Muhammad, 7 tahun, dan Hiba, 5 tahun, untuk membacakan ayat-ayat Al-Quran yang dibacanya. Saat mencium keduanya, ia menangkap bau rokok yang tajam di rambut kedua anak itu.</p>
<p>Lalu pendiri Sahabat Al-Aqsha itu menasihati Mahmud sang Ayah, untuk berhenti merokok. Karena bukan tidak mungkin cacat yang dialami kedua anaknya sejak lahir, diakibatkan asap rokok yang terhirup ibu mereka saat hamil. Sebagaimana diketahui rokok mengandung 4 ribu jenis racun, dan efek racun-racun itu lebih parah diterima oleh perokok pasif, alias mereka yang tidak merokok tapi yang ikut menghirup asap buangan dari para perokok.Mendengar nasihat itu, Mahmud tersenyum dan berjanji akan mengikuti nasihat itu.</p>
<p>Selain di Damascus, Aleppo, dan Homs, Sahabat Al-Aqsha juga bekerja sama dengan Rabithah Ulama Filistin dan Yayasan Kemanusiaan As-Sarraa untuk menggelar iftar anak yatim dan kaum dhuafa di Gaza dan Masjidil Aqsha. Laporan dan foto-fotonya sedang ditunggu. Doakan semoga acara-acara itu berjalan lancar seperti yang di Suriah. <strong>(BA/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4237</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi, AS Dukung Pembangunan 57 Pemukiman Baru Yahudi</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4235</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4235#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 21:27:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4235</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com) : Seiring sia-sianya perundingan Presiden Otoritas Palestina (PA) dengan Israel, Amerika Serikat (AS) lagi-lagi memberi Israel lampu hijau untuk memulai kembali pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com) : </strong>Seiring sia-sianya perundingan Presiden Otoritas Palestina (PA) dengan Israel, Amerika Serikat (AS) lagi-lagi memberi Israel lampu hijau untuk memulai kembali pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Mengutip sumber-sumber Israel, <em>Palestinian Information Center</em> (PIC) mengatakan bahwa pembangunan itu tetap akan berjalan meskipun, berdasarkan “seruan AS” sendiri, pembekuan aktivitas pembangunan pemukiman akan berlangsung sampai 26 September mendatang.</p>
<p>Radio militer Israel, menurut PIC, menyiarkan rencana pembangunan pemukiman Yahudi itu akhirnya disetujui dalam beberapa bulan belakangan. Di tanah Palestina akan dibangun sekurang-kurangnya 57 pemukiman Yahudi.</p>
<p>Masih menurut siaran radio itu, dewan-dewan daerah di seluruh Tepi Barat “mendapatkan” tanah beberapa tahun lalu bagi proyek pembangunan itu. Oleh karena itu, tidak perlu ada persetujuan untuk mulai mengimplementasikan rencana-rencana tersebut dalam pembangunan berskala besar.</p>
<p>Data statistik yang baru-baru ini diterbitkan oleh Kementrian Dalam Negeri Israel menunjukkan peningkatan jumlah pemukim Yahudi. Dalam enam bulab terakhir, sedikitnya ada 8.000 pemukim baru tinggal di pemukiman-pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Sekarang ini terdapat 320.000 pemukim Yahudi di kawasan tersebut.<strong> (EZ/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4235</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panel Pembela Al-Quds: Pertemuan Yahudi Dunia Provokasi Muslim</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4230</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4230#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 08:31:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4230</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com) : Front Islam-Kristen Pembela Al-Quds mengatakan bahwa Kongres Yahudi Dunia, yang akan diadakan pada hari Rabu lusa di Al-Quds, sebagai provokasi mencolok terhadap dunia Arab dan Islam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com) : </strong>Front Islam-Kristen Pembela Al-Quds mengatakan bahwa Kongres Yahudi Dunia, yang akan diadakan pada hari Rabu lusa di Al-Quds, sebagai provokasi mencolok terhadap dunia Arab dan Islam secara keseluruhan, demikian dilaporkan <em>Palestinian Information Center </em>(PIC).</p>
<p>“Bukan cuma penjajah Israel sama sekali tidak peduli perasaan muslim di Palestina dan di seluruh dunia, bahkan dengan sengaja menyakiti perasaan keberagamaan rakyat Palestina dan umat Islam pada umumnya, yang dibuktikan dengan konferensi yang dengan sengaja diadakan pada bulan suci Ramadhan,” ujar Dr.Hasan Khatir, Sekretaris Jendral Front Islam-Kristen.</p>
<p>“Pada hari-hari berat ini ingatan kelam terhadap tempat-tempat suci Islam, dimulai dengan peringatan 41 tahun dibakarnya Masjid Al-Aqsha, peringatan 16 tahun pembantaian di Masjid Ibrahimi, serangan sadis terhadap Masjid Ain Silwan, pelarangan umat Islam beribadah di Masjid Al-Aqsha, bahkan pada bulan Ramadhan, muncul pula keputusan brutal ini,” ungkapnya.</p>
<p>Sekretaris jendral Front Islam-Kristen Pembela Al-Quds itu memperingatkan bahwa konferensi Yahudi yang akan diadakan pada Rabu lusa itu bukanlah konferensi reguler bagi para pemimpin Yahudi dunia, melainkan sebuah pertemuan berbahaya untuk mengembangkan strategi “pertahanan” bagi orang Yahudi di dalam Israel maupun di luar Israel. Sejumlah makalah tentang bagaimana menjalankan perang elektronik untuk “mempertahankan” negara Zionis Israel dan menghadapi gelombang kesanksian terhadap legitimasi eksistensi negara Yahudi itu pada tataran internasioal adalah di antara topik yang akan dikaji dalam konferensi itu.</p>
<p>Pertemuan para pemimpin Yahudi dari seluruh dunia di jantung Al-Quds ini akan diadakan pada saat begitu banyak para pemimpin dan ulama muslim tidak bisa menyelenggarakan satupun konferensi untuk melindungi kota suci itu, papar Khatir lebih lanjut. <strong>(EZ/ Sahabatal Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4230</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AS Siapkan BBM Untuk Kepentingan Perang</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4228</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4228#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 08:27:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4228</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com) : AS telah memutuskan menyediakan Israel  BBM dalam jumlah sangat besar untuk kepentingan militer, termasuk di dalamnya untuk pesawat dan helikopter perang, beserta BBM dalam jumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Senin (Sahabatalaqsha.com) :</strong> AS telah memutuskan menyediakan Israel  BBM dalam jumlah sangat besar untuk kepentingan militer, termasuk di dalamnya untuk pesawat dan helikopter perang, beserta BBM dalam jumlah besar untuk tank-tank dan kendaraan perang seperti pengangkut tentara dan lain-lain, demikian diberitakan Pal Telegraph hari ini.</p>
<p>Mengutip situs Israel Tech Deepak, harian itu memberitakan bahwa militer Israel memperkirakan nilai BBM itu mendekati 2 milyar shekel, yang dijadwalkan bagi Israel untuk menerima 1, 075 milyar liter BBM untuk jet (avtur) dan ribuan liter BBM untuk tank serta 227 liter BBM bagi berbagai kendaraan militer lainnya.</p>
<p>Situs tersebut menerangkan bahwa keputusan memberikan BBM kepada &#8220;Israel&#8221; untuk “tujuan-tujuan perang sangat penting” telah dilaporkan kepada Kongres AS pada 6 Agustus ini oleh Badan Kerjasama Militer AS, 10 hari setelah mereka menargetkan kapal tanker minyak Jepang di Selat Hormuz, wilayah perairan Oman.</p>
<p>Sumber-sumber militer “Israel” mengkleim bahwa sebuah kapal Saudi telah diluncurkan dari Iran di bawah perlindungan Pengawal Revolusi Iran yang melaksanakan serangan terhadap kapal tanker Jepang itu.<br />
<strong>(EZ/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4228</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Israel Serbu Al-Khalil, Tahan Warga Palestina</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4226</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4226#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2010 02:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4226</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Ahad (Sahabatalaqsha.com) : Polisi penjajah Israel (IOF) hari Sabtu menahan seorang warga Palestina setelah menyerbu rumahnya di desa Izna, sebelah barat kota Al-Khalil, sementara bentrokan meletus di kamp Al-Arub, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Ahad (Sahabatalaqsha.com) :</strong> Polisi penjajah Israel (IOF) hari Sabtu menahan seorang warga Palestina setelah menyerbu rumahnya di desa Izna, sebelah barat kota Al-Khalil, sementara bentrokan meletus di kamp Al-Arub, demikian dilaporkan harian Pal Telegraph.</p>
<p>Menurut harian tersebut, sumber-sumber militer mengatakan kepada kantor berita SAFA bahwa polisi Zionis itu menahan Arif Timizi, 22 tahun, setelah menyerbu dan menggeledah rumahnya.</p>
<p>Sementara itu di kamp Al-Arub, bentrokan meletus antara polisi Israel dengan warga Palestina pada Sabtu pagi waktu setempat.</p>
<p>Sumber-sumber militer itu menyatakan bahwa mereka menembakkan bom suara dan bom gas, dan bahwa tidak ada korban luka.</p>
<p>Pada hari yang sama polisi Israel juga menyerbu kamp Al-Fawar, kota Dura dan desa Al-Samu.</p>
<p>Di desa Al-Ramadhan, sebelah selatan Al-Khalil, polisi Israel memberikan surat peringatan kepada 8 warga Palestina agar menghentikan pembangunan rumah mereka. <strong>(EZ/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4226</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Shalat Jumat Hari Ini? Doakan Saudara-saudara Kita di Masjid Al-Aqsha</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4221</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4221#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 03:18:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4221</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com) : Sudah dua Jumat berturut-turut dalam Ramadhan ini ribuan Muslim di tanah Palestina yang dijajah Israel tidak dapat melaksanakan shalat Jumat di Masjid al-Aqsha karena dicegah oleh ribuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com) : </strong>Sudah dua Jumat berturut-turut dalam Ramadhan ini ribuan Muslim di tanah Palestina yang dijajah Israel tidak dapat melaksanakan shalat Jumat di Masjid al-Aqsha karena dicegah oleh ribuan tentara dan polisi Zionis Israel.</p>
<p>Pada Jumat pertama, puluhan ribu Muslimin berangkat sejak habis Subuh dari rumah-rumah mereka di kawasan Tepi Barat untuk menuju Al-Quds. Namun ribuan polisi dan tentara bersenjata lengkap melarang kaum lelaki di bawah usia 50 tahun, dan kaum wanita di bawah 45 tahun, untuk masuk dan shalat di Masjid Al-Aqsha.</p>
<div id="attachment_4223" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-4223" title="Pasukan Zionis Israel Mencegah Muslim di Bawah 50 Tahun dari Masuk Masjid Al-Aqsha" src="http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2010/08/Pasukan-Zionis-Israel-Mencegah-Muslim-di-Bawah-50-Tahun-dari-Masuk-Masjid-Al-Aqsha-300x241.jpg" alt="Pasukan Zionis Israel Mencegah Muslim di Bawah 50 Tahun dari Masuk Masjid Al-Aqsha. Foto : Annainthemiddleeast.com" width="300" height="241" /><p class="wp-caption-text">Pasukan Zionis Israel Mencegah Muslim di Bawah 50 Tahun dari Masuk Masjid Al-Aqsha. Foto : Annainthemiddleeast.com</p></div>
<p>Hal yang sama terjadi pada Jumat ke dua pekan lalu ketika lebih dari 150 ribu orang Muslimin Palestina kembali berduyun-duyun mencoba masuk ke masjid tempat kiblat pertama kaum Muslimin itu. Para jama’ah, baik lelaki maupun perempuan, akhirnya terpaksa shalat di berbagai sudut jalan di luar Masjid.</p>
<div id="attachment_4222" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-4222" title="Muslimin Palestina terpaksa shalat di berbagai sudut jalan di sekitar Masjid Al-Aqsha karena dicegah masuk oleh tentara dan polisi Zionis Israel" src="http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2010/08/Muslimin-Palestina-terpaksa-shalat-di-berbagai-sudut-jalan-di-sekitar-Masjid-Al-Aqsha-karena-dicegah-masuk-oleh-tentara-dan-polisi-Zionis-Israel-300x223.jpg" alt="Muslimin Palestina terpaksa shalat di berbagai sudut jalan di sekitar Masjid Al-Aqsha karena dicegah masuk oleh tentara dan polisi Zionis Israel. Foto : Annainthemiddleeast.com" width="300" height="223" /><p class="wp-caption-text">Muslimin Palestina terpaksa shalat di berbagai sudut jalan di sekitar Masjid Al-Aqsha karena dicegah masuk oleh tentara dan polisi Zionis Israel. Foto : Annainthemiddleeast.com</p></div>
<div id="attachment_4224" class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img class="size-medium wp-image-4224" title="Terpaksa shalat di berbagai tempat di sekitar Al-Quds" src="http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2010/08/Terpaksa-shalat-di-berbagai-tempat-di-sekitar-Al-Quds-225x300.jpg" alt="Terpaksa shalat di berbagai tempat di sekitar Al-Quds. Foto : Annainthemiddleeast.com" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">Terpaksa shalat di berbagai tempat di sekitar Al-Quds. Foto : Annainthemiddleeast.com</p></div>
<p>Pasukan Zionis Israel ini melakukan pencekalan yang sama di berbagai rumah Allah lainnya, termasuk Masjid Ibrahim di Hebron.</p>
<p>Kalau Anda hari ini shalat Jumat, melenggang dengan bebas dan aman dari rumah-rumah Anda menuju masjid mana pun yang Anda inginkan, maka doakanlah saudara-saudara kita yang dipaksa mundur oleh tentara dan polisi Zionis Israel hanya karena mereka ingin shalat di Masjid Al-Aqsha demi mendapatkan pahala berlipat ganda sebagaimana dijanjikan oleh Rasulullah <em>Sallallahu ‘alaihi wa sallam. </em><strong>(OH/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4221</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musabaqah Hifzh Al-Quran di Penjara Zionis</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4218</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4218#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 01:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4218</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com) : Sebuah lembaga hifzh (menghafal) Al-Quran di kawasan Palestina 1948 yang dijajah Zionis Israel menyelenggarakan aktivitas khusus Ramadhan bagi para pejuang Palestina yang ditawan di penjara-penjara Zionis.
Pusat Tahfizh Al-Quran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Jumat (Sahabatalaqsha.com) :</strong> Sebuah lembaga <em>hifzh</em> (menghafal) Al-Quran di kawasan Palestina 1948 yang dijajah Zionis Israel menyelenggarakan aktivitas khusus Ramadhan bagi para pejuang Palestina yang ditawan di penjara-penjara Zionis.</p>
<p>Pusat Tahfizh Al-Quran An-Nur mengadakan, di antaranya, <em>musabaqah hifzhul Quran</em> bagi para pejuang Palestina yang selama bertahun-tahun bukan saja menjalani kehidupan yang sulit di dalam penjara, tetapi juga hampir tak pernah diberi peluang sedikit pun untuk mengikuti aktivitas yang berkaitan dengan Al-Quran.</p>
<p><em>Alaqsa Voice </em>melaporkan, dalam <em>musabaqah</em> ini para tawanan diberi kesempatan memilih variasi materi hafalan, dari hafalan beberapa juz Al-Quran sampai hafalan seluruh Al-Quran (30 juz).</p>
<p>Meski situasi dan kondisi penjara-penjara itu hampir tidak memungkinkan bagi terselenggaranya aktivitas-aktivitas tersebut, namun panitia bekerja keras dan bahkan berupaya menyediakan penghargaan bagi peserta musabaqah tersebut yang berprestasi.</p>
<p>Menurut Pusat Kajian Tawanan dan Hak Asasi Manusia Ahrar (Ahrar berarti “orang-orang bebas”), ide tersebut telah menjadi wacana pada tahun 1998 di kalangan para tawanan Palestina yang sudah hafal seluruh isi Al-Quran, di penjara Zionis Megiddo.</p>
<p>Selama ini kegiatan bulanan yang diselenggarakan oleh lembaga An-Nur tersebut diikuti oleh tak kurang dari 50 tawanan pejuang Palestina, terutama mereka yang berasal dari berbagai organisasi Islam.</p>
<p>Ustadz Ali Abu Dujanah, seorang professor kimia yang juga penasehat lembaga An-Nur, mengatakan bahwa pada 2009 ada 24 tawanan Palestina yang berhasil memperoleh sertifikat Hifzh Al-Quran (bukti keberhasilan menghafal seluruh isi Al-Quran ).</p>
<p>Sampai saat ini lembaga An-Nur telah memberikan 73 sertifikat Hifzh Al-Quran, 24 di antaranya diberikan kepada para tawanan Palestina di penjara Naqab.</p>
<p>Selain Pusat Tahfizh Al-Quran An-Nur, yang juga melaksanakan kegiatan-kegiatan berinteraksi dengan Al-Quran di penjara-penjara penjajah Zionis sekarang ini juga adalah Komite Internasional Ar-Rahmah yang berkantor pusat di Kuwait, yang menamakan kegiatan-kegiatannya di penjara-penjara Zionis itu sebagai Proyek Asy- Syafi’. <strong> (RAL/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4218</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapa Mau ke Gaza Lewat India?</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4211</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4211#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 01:44:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4211</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Jum&#8217;at (Sahabatalaqsha.com) : Sesudah Inggris, giliran India yang akan meluncurkan sebuah konvoi darat yang akan membawa bantuan ke Gaza dan Palestina.
Kelompok relawan solidaritas AsiatoGaza mengumumkan berangkatnya konvoi kemanusiaan pada pertengahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Jum&#8217;at (Sahabatalaqsha.com) : </strong>Sesudah Inggris, giliran India yang akan meluncurkan sebuah konvoi darat yang akan membawa bantuan ke Gaza dan Palestina.</p>
<p>Kelompok relawan solidaritas <strong>AsiatoGaza </strong>mengumumkan berangkatnya konvoi kemanusiaan pada pertengahan September, dari New Delhi menuju Pakistan, menembus Iran, Turki, Suriah, Libanon, Yordania, Mesir dan akhirnya Gaza di Palestina.</p>
<p>Bulan September dan Oktober yang akan datang ini menandai akan bergeraknya berbagai konvoi kemanusiaan dan solidaritas untuk Palestina dari berpuluh-puluh negara melalui darat, udara dan laut, semua menuju Gaza.</p>
<p>AsiatoGaza (<a href="http://www.asiatogaza.org/">www.asiatogaza.org</a>) adalah kelompok solidaritas Palestina yang berkomitmen melakukan kampanye damai demi mendesak seluruh dunia untuk memaksa Israel mencabut embargo ilegal mereka terhadap Gaza.</p>
<p>Kelompok ini memayungi sejumlah LSM dan individu dari berbagai negara di Asia, termasuk India, Pakistan, Iran, Iraq, Afghanistan, New Zealand, Malaysia, Indonesia, Kuwait, Uni Emirat Arab, serta dari berbagai latar belakang sosial termasuk  Muslim, Kristen, Yahudi, Hindu, Sikhs dan Buddha.</p>
<p>LSM dan relawan dari negara-negara Asia yang berminat mengikuti kafilah dari India ini dapat menghubungi penyelenggara via email ke <a href="mailto:info@asiatogaza.org">info@asiatogaza.org</a>. <strong>(IA/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4211</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Israel Larang Muslim Masuki Masjid Ibrahim</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4209</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4209#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 01:41:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4209</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, Jum&#8217;at (Sahabatalaqsha.com) : Pihak penjajah Zionis Israel memutuskan menutup Masjid Ibrahim bagi kaum Muslimin yang tengah melaksanakan ibadah Ramadhan mereka, dan membukanya khusus untuk orang-orang Yahudi yang hendak “beribadah” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, Jum&#8217;at (Sahabatalaqsha.com) : </strong>Pihak penjajah Zionis Israel memutuskan menutup Masjid Ibrahim bagi kaum Muslimin yang tengah melaksanakan ibadah Ramadhan mereka, dan membukanya khusus untuk orang-orang Yahudi yang hendak “beribadah” dan merayakan “Hari Pengampunan” mereka.</p>
<p>Keputusan yang diumumkan pada Kamis, 26 Agustus, kemarin itu adalah respon Zionis Israel terhadap permohonan warga Yahudi di pemukiman Kiryat Arba, demikian dilaporkan oleh <em>The Palestine Telegraph</em>.</p>
<p>Dengan mengutip <em>Radio Israel</em>, surat kabar itu melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Israel memutuskan membuka kompleks masjid tersebut 24 jam terus menerus, selama sepuluh hari, diawali dari tahun baru Yahudi sampai berlangsungnya “hari pengampunan” mereka.</p>
<p>Berbagai bentrokan antara kaum Muslimin dan Yahudi telah terjadi di kawasan karena berbagai kebijakan sewenang-wenang Zionis Israel atas tempat-tempat bersejarah kaum Muslimin. Pada awal tahun ini, misalnya, “perdana menteri” Zionis Benjamin Netanyahu mengumumkan akan memasukkan kompleks Masjid Ibrahim – yang diyakini di dalamnya terdapat makam Nabi Ibrahim, makam istri Nabi Yakub, serta Masjid Bilal ke dalam daftar tempat-tempat warisan leluhur kaum Yahudi. Proyek yang disebut “Jewish Heritage Trail” ini disiapkan dengan dana sebesar USD 100 juta. <strong>(IA/Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4209</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Israel Tangkap Wartawan di Masjid al-Aqsha</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4207</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4207#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 23:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=4207</guid>
		<description><![CDATA[Sahabatalaqsha.com &#8211; AL-QUDS &#8211; Polisi Zionis Israel Kamis kemarin, 26 Agustus, menahan sekelompok wartawan yang tengah menuju Masjid al-Aqsha dan menggelandang mereka ke kantor polisi di Tembok Barat untuk interogasi.
Pihak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sahabatalaqsha.com &#8211; AL-QUDS &#8211; </strong>Polisi Zionis Israel Kamis kemarin, 26 Agustus, menahan sekelompok wartawan yang tengah menuju Masjid al-Aqsha dan menggelandang mereka ke kantor polisi di Tembok Barat untuk interogasi.</p>
<p>Pihak kepolisian menyatakan penangkapan dilakukan karena para wartawan itu memotret bagian dalam Masjid al-Aqsha yang menurut mereka adalah daerah terlarang bagi media, kecuali bila mendapat izin khusus polisi.</p>
<p>Selain merampas peralatan jurnalistik mereka, polisi juga menginterogasi para wartawan tentang mengapa mereka memotret banner besar bergambar ulama Palestina, Syeikh Raid Salah yang saat ini ditahan karena keterlibatannya dalam<em> Freedom Flotilla</em> to Gaza akhir Mei lalu. Juga terpampang pada banner itu foto sejumlah anggota parlemen Jerusalem dan mantan menteri, saat mereka berada di kantor Palang Merah di Jerusalem.</p>
<p>Banner itu dipasang para penduduk Al-Quds pada hari Jumat pekan lalu sebagai protes terhadap tindakan cekal yang dilakukan Zionis Israel atas Jerusalem and Masjid al-Aqsha. Berbagai pelarangan dan tindakan pencekalan itu menyulitkan ribuan warga Tepi Barat yang ingin beribadah di tempat suci itu, serta menyakiti hati jutaan Muslim di seluruh dunia. <strong>(PIC/Sahabat Al-Aqsha/IA)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&amp;p=4207</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
