<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sahabat Al-Aqsha</title>
	<atom:link href="http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sahabatalaqsha.com/nws</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 May 2013 08:25:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Tujuh Aparat Mesir Dibebaskan, Rafah Dibuka</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11109</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11109#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 08:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11109</guid>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA, Rabu (SahabatAlAqsha.com): Telefon itu melegakan. &#8220;Alhamdulillah pintu Rafah sudah dibuka,&#8221; demikian Abu Ahmad Ziad Direktur Al-Sarraa Foundatioan mengabarkan dua jam yang lalu. Lalu kantor-kantor berita melaporkan, ketujuh aparat keamanan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA, Rabu (SahabatAlAqsha.com):</strong> Telefon itu melegakan. &#8220;<em>Alhamdulillah</em> pintu Rafah sudah dibuka,&#8221; demikian Abu Ahmad Ziad Direktur Al-Sarraa Foundatioan mengabarkan dua jam yang lalu.</p>
<p>Lalu kantor-kantor berita melaporkan, ketujuh aparat keamanan Mesir yang diculik sejak Kamis lalu di Semenanjung Sinai telah dibebaskan.</p>
<p>Ketujuh pria itu diculik dari beberapa minibus di Sinai Utara, sebelah timur kota Al-Arish.</p>
<p>Di halaman sebuah media sosial internet, seorang jurubicara resmi angkatan bersenjata Mesir mengumumkan, pembebasan itu berkat &#8220;usaha-usaha intelijen militer&#8221; dan kerja sama dengan para pemimpin suku badui setempat.</p>
<p>Jurubicara AB Mesir Kolonel Ahmed Ali mengatakan ketujuh anggota aparat keamanan itu kini dalam perjalanan ke Kairo.</p>
<p>AB Mesir melancarkan <em>sweeping</em> di kawasan Sinai Utara sepanjang hari Selasa.</p>
<p>Hari Senin, Presiden Muhammad Mursi menolak berunding dengan para penculik, mengatakan bahwa &#8220;tak ada tempat untuk dialog dengan penjahat&#8221;.</p>
<p>Penculikan telah memicu kemarahan para polisi perbatasan Mesir dan sejak Jum&#8217;at melakukan pemogokan dan menutup satu-satunya pintu perbatasan Gaza dengan Mesir.</p>
<p>Sampa saat ini identitas para penculik tidak jelas.</p>
<p>Sebelum ini telah terjadi penculikan terhadap wisatawan atau orang luar Mesir di kawasan ini.</p>
<p>Seorang warga Badui di perbatasan Rafah baru-baru ini mengatakan kepada Sahabat Al-Aqsha, &#8220;Selama pemerintahan rezim Husni Mobarak, orang Badui Sinai diperlakukan secara hina. Seperti tidak dianggap manusia. Sekarang aparat keamanan dan polisi lebih memanusiakan kami.&#8221;</p>
<p>Warga Badui Sinai beberapa kali melakukan penculikan untuk menekan aparat membebaskan anggota keluarganya yang dianggap &#8220;dipenjara secara tidak adil&#8221;.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11109</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setelah &#8216;Minta Maaf&#8217; kepada Turki, Begini Kelakuan Zionis</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11097</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11097#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 07:20:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11097</guid>
		<description><![CDATA[ISTANBUL, Rabu (IHH Insani Yardim Vakfi &#124; SahabatAlAqsha.com): Berikut ini  apa saja yang telah dilakukan ‘israel’ setelah meminta maaf kepada Turki (21 Maret-24 April 2013) 21-27 Maret 2013: Sebanyak 26 [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ISTANBUL, Rabu (IHH Insani Yardim Vakfi | SahabatAlAqsha.com):</strong> Berikut ini  apa saja yang telah dilakukan ‘israel’ setelah meminta maaf kepada Turki (21 Maret-24 April 2013)</p>
<p><b>21-27 Maret 2013:</b></p>
<p>Sebanyak 26 warga Palestina, termasuk enam orang anak diculik dari Tepi Barat.</p>
<p>Seorang anak Palestina yang mencoba masuk ke perbatasan ‘israel’ ditangkap di Jalur Gaza.</p>
<p>Perbatasan antara Jalur Gaza dan ‘israel’ ditutup penuh selama lima hari.</p>
<p>Lahan seluas tiga hektar di Al-Jalama, Jenin Utara disita ‘israel’ dan akan dipakai untuk memperluas penyeberangan komersial.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ mencuri lahan-lahan yang akan dibangun rumah di desa al Hadar, Bethlehem.</p>
<p>Lahan pertanian luas di desa Nahalin, Bethlehem Utara disita oleh ‘israel’.</p>
<p>‘Israel’ mengurangi batas melaut nelayan Palestina dari enam mil laut menjadi tiga mil laut di perairan Gaza.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ memporakporandakan lahan yang baru ditanami di Khan Yunis dan wilayah Karnis dengan buldoser dan tank.</p>
<p><b>28 Maret-3 April 2013:</b></p>
<p>Pasukan ‘israel’ membunuh dua warga Palestina dan melukai empat orang lainnya desa Anabta, Tulkarem Timur.</p>
<p>‘Israel’ melancarkan serangan udara ke sebuah fasilitas pendidikan di Deir al-Balah, Gaza.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ terus menggunakan kekuatan yang berlebihan untuk melawan para pengunjuk rasa tak bersenjata di Tepi Barat.</p>
<p>Pada demonstrasi di Tepi Barat, enam warga sipil yang terdiri dari empat orang anak dan dua jurnalis foto diculik.</p>
<p>Perbatasan antara Jalur Gaza dan ‘israel’ ditutup penuh selama empat hari.</p>
<p>Lima warga Palestina dimana empat orang di antaranya adalah anak-anak diculik saat sedang melewati pos pemeriksaan sipil.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ hanya membolehkan nelayan Palestina melaut tiga mil laut saja.</p>
<p>‘Israel’ melancarkan dua serangan udara ke Jalur Gaza.</p>
<p>Beberapa pemukim ilegal Yahudi menebangi 200 pohon zaitun di desa al-Qader, Bethlehem.</p>
<p><b>4-10 April 2013:</b></p>
<p>Sepuluh warga Palestina, termasuk tiga orang anak dan seorang wanita diculik di tengah demonstrasi menentang Tembok ‘israel’.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ menembaki sejumlah rumah dan lahan pertanian di desa Qarara, Selatan Jalur Gaza.</p>
<p>Sebanyak 55 orang, termasuk delapan anak ditahan di Tepi Barat.</p>
<p>Perbatasan Jalur Gaza dan ‘israel’ ditutup secara penuh selama tiga hari.</p>
<p>Empat warga Palestina, termasuk dua orang anak ditangkap ketika melewati pos pemeriksaan sipil.</p>
<p>Nelayan Palestina hanya diizinkan melaut hingga tiga mil laut.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ menghancurkan sebuah sumur di Al Khalil Selatan.</p>
<p>Sebanyak seratus pohon zaitun dan 200 pohon almond dirusak oleh ‘israel’ di Al Khalil.</p>
<p><b>11- 17 April 2013:</b></p>
<p>Empat warga sipil Palestina, termasuk dua orang anak terluka akibat serangan ‘israel’ di Tepi Barat.</p>
<p>Seorang penggembala terluka setelah pasukan ‘israel’ menembaknya di Jalur Gaza Tengah.</p>
<p>Sebanyak 40 warga Palestina, termasuk tujuh orang anak diculik di Tepi Barat.</p>
<p>Perbatasan Gaza dan ‘israel’ ditutup secara penuh selama empat hari.</p>
<p>Pasukan ‘israel’ hanya membolehkan nelayan Palestina berlayar sejauh tiga mil laut.</p>
<p>Pemukim ilegal Yahudi menebangi pepohonan di Tepi Barat guna membangun permukiman ilegal yang baru.</p>
<p>Seorang anak di desa Takou, Bethlehem Selatan diserang oleh seorang pemukim ilegal Yahudi.</p>
<p>Tiga petani Palestina terluka setelah diserang orang-orang ‘israel’.</p>
<p><b>18- 24 April 2013:</b></p>
<p>Sebanyak 52 warga sipil Palestina dimana enam di antaranya adalah anak-anak ditangkap di Tepi Barat.</p>
<p>Sebanyak tujuh bangunan dan dua tempat kerja milik warga Palestina di Yerusalem Timur dihancurkan oleh ‘israel’.</p>
<p>Sebanyak 800 pohon zaitun di Bayt Dajanin, Nablus Timur dan Yatta di Al Khalil ditebang ‘israel’.</p>
<p>Sebelas tenda dan toko sayur dihancurkan. Sebanyak 30 warga sipil, dimana 29 di antaranya adalah anak-anak kehilangan tempat tinggal mereka di Lembah Yordan Utara.</p>
<p>Sebuah rumah yang baru dibangun dan dua tempat pertanian dihancurkan di Al-Khalil.</p>
<p>Pemukim ilegal Yahudi menembaki puluhan kendaraan di desa Deir Jarir, Ramallah. * <strong>(IHH | Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
<p><b> </b></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11097</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Penjelasan Resmi Ini, IHH Sudah Berfirasat tentang Pengadilan Mavi Marmara</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11095</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11095#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 07:17:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11095</guid>
		<description><![CDATA[ ISTANBUL, Rabu ( IHH Insani Yardim Vakfi &#124; SahabatAlAqsha.com): Sebelum pengadilan ketiga Mavi Marmara digelar, organisasi kemanusiaan terbesar di Turki yang menjadi penggerak utama Freedom Flotilla to Gaza (Armada Kebebasan) tahun 2010, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #000000;"> ISTANBUL, Rabu ( IHH Insani Yardim Vakfi | SahabatAlAqsha.com): </span></strong><span style="color: #000000;">Sebelum pengadilan ketiga Mavi Marmara digelar, </span><span style="color: #000000;">organisasi kemanusiaan terbesar di Turki yang menjadi penggerak utama </span><em><span style="color: #000000;">Freedom Flotilla to Gaza</span></em><span style="color: #000000;"> (Armada Kebebasan) tahun 2010, mengeluarkan penjelasan resmi terhadap &#8220;permintaan maaf&#8221; PM zionis Benjamin Netanyahu kepada PM Turki Recep Tayyip Erdogan dua bulan silam.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut penjelasan itu, &#8220;Minta Maaf&#8221; zionis itu bertolak belakang dengan kelakukannya sepanjang rentang waktu sejak menyampaikan &#8220;permintaan maaf&#8221; sampai hari ini. Karena dalam rentang waktu itu zionis tetap membunuh, menggusur, menculik, dan mengusir warga Palestina.</span></p>
<p>Para pemimpin IHH nampaknya sudah berfirasat, bahwa pengadilan Turki yang merupakan bagian dari pemerintah, tidak bisa terlalu banyak diharapkan untuk saat ini. Namun, pengadilan tetap harus dilaksanakan sebagai bagian dari perjuangan menghapus kekebalan hukum zionis &#8216;israel&#8217;.</p>
<p><span style="color: #000000;">Berikut pernjelasan resmi IHH itu:</span></p>
<p><b><span style="color: #000000;">Apakah ini kekuatan dari uang? Atau kekuatan dari hukum?</span></b></p>
<p><span style="color: #000000;">Kami merasa perlu untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai perkembangan terakhir tentang pembicaraan antara Turki dengan ‘israel’ tentang serangan ilegal ‘israel’ di kapal Mavi Marmara pada perairan internasional tahun 2010 lalu. </span></p>
<p><b><span style="color: #000000;">Apa yang berusaha dilakukan ‘israel’?</span></b></p>
<p><span style="color: #000000;">Mulanya, sebagian besar orang ‘israel’ dan militernya beranggapan bahwa ‘israel’ tidak perlu meminta maaf kepada Turki terkait serangan tersebut. Selain itu semua tuntutan kepada para pejabat militer ‘israel’ harus dibatalkan dan digantikan dengan pembayaran kompensasi kepada keluarga korban. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">‘Israel’ yang memasukkan nama Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) ke dalam daftar organisasi teroris berencana membalas dendam kepada IHH.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Namun Presiden Amerika Serikat Barack Obama ketika mengunjungi Palestina yang dijajah berhasil meyakinkan orang-orang Yahudi dan militernya bahwa normalisasi hubungan dengan Turki adalah keuntungan untuk ‘israel’. Akhirnya datanglah permintaan maaf dari ‘israel’ kepada Turki. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Meski beberapa tokoh terkemuka militer ‘israel’ menyebut pemerintahan Netanyahu &#8220;menusuk dari belakang&#8221; kepada militernya dengan meminta maaf kepada Turki dan mengakui kesalahan ‘israel’ dalam serangan Mavi Marmara. Sebagian besar warga dan militer ‘israel’ mendukung langkah itu agar tidak ada kerusakan lebih lanjut di ‘israel’. ‘Israel’ yang semakin terasing sejak serangan Mavi Marmara dan menderita kerugian politik serta ekonomi seiring kritik dunia kepadanya, telah mengeluarkan jutaan dolar Amerika untuk menutup kerugiannya. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Namun pemerintah Turki sejak awal menginginkan permintaan maaf dari ‘israel’ kemudian meminta ‘israel’ memberikan kompensasi. Ini adalah yang diinginkan ‘israel’, membayar kompensasi dan menutup masalah serangan ini sesegera mungkin. ‘Israel’ berusaha mencegah upaya persidangan terhadap para pembunuh di kapal Mavi Marmara. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Seperti IHH dan penyelenggara </span><em><span style="color: #000000;">Freedom Flotilla</span></em><span style="color: #000000;"> lainnya, serta keluarga korban Mavi Marmara, para donatur yang memberikan bantuan pada kapal ini dan seluruh penumpang, kami pun ingin menegaskan sekali lagi bahwa:</span></p>
<p><span style="color: #000000;">- </span><strong><em><span style="color: #000000;">Pertama</span></em></strong><span style="color: #000000;">, Mavi Marmara adalah bagian dari perjuangan Palestina-Al Quds.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">- </span><em><strong><span style="color: #000000;">Kedua,</span></strong></em><span style="color: #000000;"> Armada ini melakukan perjalanannya untuk mengakhiri blokade zionis atas Gaza dengan melewati Laut Mediterania.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">- </span><strong><em><span style="color: #000000;">Ketiga,</span></em></strong><span style="color: #000000;"> ‘Israel’ telah melanggar peraturan internasional dan melakukan banyak kejahatan berat di perairan internasional.</span></p>
<p><b><span style="color: #000000;">Karena itu:</span></b></p>
<p><span style="color: #000000;">1. ‘Israel’ harus mengakhiri blokade atas Gaza.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">2. Semua dalang politik dan militer dalam serangan Mavi Marmara harus diadili serta dihukum.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">3. ‘Israel’ harus membayar kompensasi untuk semua kerusakan materiil maupun nonmateriil yang disebabkannya. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebagai penghormatan kepada para syuhada Mavi Marmara dan penghargaan atas perjuangan rakyat Palestina dan Masjidil Aqsha, adalah sebuah pengkhianatan terhadap Yerusalem jika pembicaraan kompensasi tidak disertai dengan langkah penghapusan blokade zionis atas Gaza serta penghukuman terhadap para kriminal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebuah survei yang dilakukan di ‘israel’ menunjukkan, menurut rakyat ‘israel’ pemerintah Turki harus mengambil langkah nyata untuk mematahkan desakan keluarga korban Mavi Marmara tentang penghapusan blokade di Gaza. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mereka juga melihat Amerika Serikat perlu terlibat dalam proses ini. Namun, titik kritis yang sebenarnya adalah persidangan untuk komandan-komandan ‘israel’ yang terlibat dalam serangan Mavi Marmara harus benar-benar bisa dilakukan karena ‘israel’ mencoba menyelamatkan mereka dari persidangan sesegera mungkin.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sidang Mavi Marmara di Turki berpotensi menjadi contoh untuk semua persidangan Mavi Marmara lainnya di negara lain juga sidang terkait masalah Palestina dan Masjidil Aqsha. Sidang ini juga berarti pukulan terhadap kekebalan hukum ‘israel’ dan langkah penting dalam jangka menengah untuk mengakhiri penjajahan ‘israel’ di Al-Quds.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menjaga hubungan dengan ‘israel’ sejauh ini tidak membawa dampak lain kecuali tirani dan rasa sakit bagi dunia, terutama Timur Tengah. Berhubungan dengan ‘israel’ hanya akan membuat Turki menjadi mitra tirani ‘israel’.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kesimpulannya, perjuangan hukum kami pada Kasus Pidana Mavi Marmara dimana orang-orang dari 37 negara menuntut keadilan atas pembunuhan brutal yang dilakukan di atas kapal, akan terus berlanjut. Sidang ini merupakan ujian bagi hati nurani kemanusiaan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Jika akhirnya para pejabat Turki sepakat dengan ‘israel’ bahwa tidak akan ada hukuman bagi pelaku kriminal, keputusan ini tidak hanya melukai martabat kemanusiaan tetapi juga hati nurani rakyat. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Jika Turki memutuskan untuk menghentikan kasus ini dan membiarkan Gaza terus diblokade ‘israel’, berarti Turki berada di pihak yang kalah. Sampai hari ini, kebutralan ‘israel’ telah menempatkan dirinya sendiri pada pihak yang kalah.* <strong>(IHH | Sahabat Al-Aqsha)</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11095</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sidang Lanjut 10 Oktober, Perintah Penahanan Belum Dikeluarkan</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11088</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11088#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 17:17:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11088</guid>
		<description><![CDATA[ISTANBUL, Selasa (SahabatAlAqsha.com &#124; Hidayatullah.com): Hakim Ketua pengadilan kasus serangan terhadap Mavi Marmara, Umit Kaptan, memutuskan untuk menunda sidang hingga 10 Oktober 2013 mendatang. Sebelum menunda sidang, tim pengacara korban meminta [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ISTANBUL, Selasa (SahabatAlAqsha.com | Hidayatullah.com):</strong> Hakim Ketua pengadilan kasus serangan terhadap Mavi Marmara, Umit Kaptan, memutuskan untuk menunda sidang hingga 10 Oktober 2013 mendatang. Sebelum menunda sidang, tim pengacara korban meminta sidang mengeluarkan surat penangkapan (<em>arrest warrant</em>) bagi empat jendral &#8216;israel&#8217; yang menjadi terdakwa sidang tersebut.</p>
<div>
<p>&#8220;Terdakwa tidak muncul walaupun pengadilan telah mengirim notifikasi. Artinya terdakwa tidak punya niat baik. Karena itu kita minta sidang mengeluarkan surat penangkapan,&#8221; kata Cuneyt Toraman, seorang pengacara yang mewakili tim kuasa hukum korban serangan &#8216;israel&#8217; tersebut.</p>
<p>Usai mendengar tuntutan tersebut, sidang ditunda sekitar 10 menit. Hingga akhirnya hakim mengatakan akan kembali menggelar sidang pada 10 Oktober mendatang.</p>
<p>Tim pembela keempat terdakwa yang ditunjuk oleh pengadilan tingkat tinggi kota Istanbul keberatan dengan tuntutan tim kuasa hukum korban. &#8220;Alasannya, notifikasi atau undangan itu belum lengkap,&#8221; kata Murat, salah seorang pembela terdakwa.</p>
<p>Usai sidang, redaksi sempat bertanya kepada dua orang pembela terdakwa, Murat dan Alev, apakah mereka pernah mengadakan kontak dengan pihak terdakwa atau dari perwakilan &#8220;israel&#8221;. Keduanya menjawab, belum pernah ada kontak dengan pihak &#8220;israel&#8221;.</p>
<p>Dror Fieler, seorang aktivis Yahudi asal Swedia yang ikut dalam misi <em>Freedom Flotilla</em> mengatakan, jika pengadilan mengeluarkan surat penangkapan zionis &#8216;israel&#8217; dipastikan akan kalang kabut.</p>
<p>Katanya, surat itu nantinya akan diserahkan ke Interpol dan semua negara anggota Interpol harus menjalankan eksekusi itu jika mendapati terdakwa ada di negara mereka. &#8220;Jika ada negara yang tidak menjalankannya, Turki juga berhak menolak menjalankan perintah penangkapan dari negera lain di negaranya,&#8221; kata Dror menjelaskan.</p>
<p>Katanya hal itu sangat efektif. Dan, dia mengaku pernah melakukan hal itu terhadap mantan Kepala Angkatan Udara Israel saat perwira tinggi &#8216;israel&#8217; itu akan berkunjung ke Inggris. Tetapi ada yang membocorkan rencana penangkapan, dan jenderal &#8216;isreal&#8217; itu tidak berani turun dari pesawat.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha | Hidayatullah)</strong></p>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11088</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surya dan Syeikh Raid Shalah Batal Bersaksi</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11085</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11085#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 16:45:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11085</guid>
		<description><![CDATA[ISTANBUL, Selasa (SahabatAlAqsha.com &#124; Hidayatullah.com): Relawan Sahabat Al-Aqsha Surya Fachrizal dan Syeikh Raid Shalah dari Palestina batal bersaksi pada hari kedua persidangan ketiga kasus Mavi Marmara di Pengadilan Kriminal Tingkat Tinggi [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>ISTANBUL, Selasa (SahabatAlAqsha.com | Hidayatullah.com):</strong> Relawan Sahabat Al-Aqsha Surya Fachrizal dan Syeikh Raid Shalah dari Palestina batal bersaksi pada hari kedua persidangan ketiga kasus Mavi Marmara di Pengadilan Kriminal Tingkat Tinggi Istanbul, Turki (21/5). Selain Surya, belasan relawan dari luar Turki juga tidak jadi memberi kesaksian.</p>
<p>&#8220;Terlalu banyak orang yang ingin bersaksi,&#8221; kata Surya. Rencananya ada sekitar 15 relawan dari luar Turki yang akan bersaksi pada hari kedua. Namun para relawan dari Turki menggunakan waktu sekitar 30 menit setiap orang dalam rentang waktu dari jam 9.30 sampai 4.30.</p>
</div>
<div>
<p>Memang harus diakui, dari sekitar 50 orang yang luka-luka ditembaki serdadu zionis, sebagian besar adalah relawan Turki. Bahkan dari lebih 600-an relawan di <em>Freedom Flotilla</em> separuhnya berasal dari Turki.</p>
<p>&#8220;Mereka juga paling berani saat menghadang serdadu zionis yang berusaha membajak kapal,&#8221; kata Surya yang juga wartawan Kelompok Media Hidayatullah, &#8220;wajarlah jika dari sembilan orang yang gugur pun semuanya relawan Turki.&#8221;</p>
<p>Saksi kunci lain asal Palestine Syeikh Raid Shalah, juga batal bersaksi pada sidang kali ini. Selain Syeikh Raid, juga urung memberi kesaksian para relawan dari Inggris diantaranya Direktur Friends of Aqsa Ismail Patel, Ibrahim Musaji, Baboo Adem Zenghar,  dan relawan dari Prancis, Swedia, Palestina, dan Yordania.</p>
<p>Sedangkan semua saksi asal Yunani yang berada di kapal <em>Sfendoni, </em>salah satu kapal peserta <em>Freedom Flotilla</em>, telah memberikan kesaksian pada sidang kali ini.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11085</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>iPad Emas Hotel Dubai Ini Bisa untuk Santuni 200 Anak Suriah-Palestina Selama Sebulan</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11081</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11081#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 13:00:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11081</guid>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Burj Al Arab, salah satu hotel termewah di dunia berlokasi di Dubai kini memanjakan setiap tamunya dengan meminjamkan iPad khusus terbuat dari emas 24 karat. Produk iPad [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11082" class="wp-caption alignleft" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-11082" alt="iPad emas hotel Dubai, bisa untuk makan &amp; sekolah 200 anak pengungsi Suriah-Palestina selama sebulan." src="http://sahabatalaqsha.com/nws/wp-content/uploads/2013/05/1142494982.jpg" width="500" height="229" /><p class="wp-caption-text">iPad emas hotel Dubai, bisa untuk makan &amp; sekolah 200 anak pengungsi Suriah-Palestina selama sebulan.</p></div>
<p><strong><span style="color: #000000;">YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com):</span></strong> <em><span style="color: #000000;">Burj Al Arab</span></em><span style="color: #000000;">, salah satu hotel termewah di dunia berlokasi di Dubai kini memanjakan setiap tamunya dengan meminjamkan iPad khusus terbuat dari emas 24 karat.</span></p>
<div>
<p><span style="color: #000000;">Produk iPad ini merupakan model 64GB dengan koneksi 4G. Dalam waktu dekat <em>Burj Al-Arab</em> juga akan menawarkan souvenir ini dengan harga Dh 37.490 atau sekitar Rp 97.474.000.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Situs </span><em><span style="color: #000000;">Emirates 24/7</span></em><span style="color: #000000;"> memberitakan, manajemen hotel itu meletakkan setiap iPad emas berlogo khusus hotel tersebut di setiap kamar sebagai ‘pelayan virtual’. </span></p>
<p><i><span style="color: #000000;">Manajer</span></i><span style="color: #000000;"> <em>Burj Al Arab </em>Heinrich Morio mengatakan, “iPad eksklusif ini melambangkan filosofi Jumeirah, yaitu ‘Menjadi Berbeda’ dan demi meningkatkan pelayanan kami kepada para tamu.” </span><span class="Apple-style-span" style="color: #000000;">Produsen iPad emas itu perusahaan bernama Gold &amp; Co. London.</span></p>
</div>
<p><strong>Mubadzir</strong></p>
<p><span style="color: #000000;">Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha Muhammad Fanni Rahman memastikan, iPad emas itu sesuatu yang jelas mubazir. &#8220;Uang seharga 1 iPad emas itu bisa menyantuni kehidupan 200 anak yatim selama sebulan. Ada ratusan ribu anak sedang menderita di Suriah dan Palestina, jaraknya dari Dubai  hanya 2-3 jam naik pesawat.&#8221;</span></p>
<p>Fanni mengingatkan masyarakat Indonesia jangan sampai terjebak perbuatan mubadzir semacam hotel Dubai itu. &#8220;Allah yang bilang itu perbuatan temannya syaithan,&#8221; tegas Fanni. Ia menambahkan, setiap pengeluaran kita akan dihisab oleh Allah.</p>
<p>&#8220;Lihat kanan kiri, daripada mubadzir lebih baik bantu Saudara-saudara kita yang hidupnya susah, baik di dalam maupun di luar negeri,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Tarif sewa kamar di hotel <em>Burj Al-Arab</em> berkisar antara 12 sampai 25 juta rupiah per malam.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha/MR)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11081</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pemuda Palestina Bongkar Penghalang Jalan antara Silwan dan Deir Jarir</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11079</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11079#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 09:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11079</guid>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Ratusan pemuda Palestina dari desa-desa di sebelah timur kota Ramallah membongkar penghalang jalan dari beton antara Silwan dan Deir Jarir. Penghalang jalan itu dipasang oleh pihak penjajah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 442px"><img alt="pastedGraphic.pdf" src="webkit-fake-url://F15BF48F-31AE-49F8-8CC0-6C9F9D2B6144/pastedGraphic.pdf" width="432" height="286" /><p class="wp-caption-text">Ratusan pemuda dari desa-desa timur Ramallah bongkar penghalang jalan yang dipasang penjajah antara Silwan dan Deir Jarir. foto: PIC</p></div>
<p><strong>YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com):</strong> Ratusan pemuda Palestina dari desa-desa di sebelah timur kota Ramallah membongkar penghalang jalan dari beton antara Silwan dan Deir Jarir.</p>
<p>Penghalang jalan itu dipasang oleh pihak penjajah zionis untuk menghambat pergerakan mobil dan manusia antara kedua kawasan itu, sejak akhir minggu lalu.</p>
<p>Para pemuda itu menggunakan linggis, martil besar, dan sebuah bulldozer kecil. Pada saat aksi itu berlangsung kelompok pemuda yang lain menutup jalan ke arah pemukiman ilegal Yahudi Ofer guna mencegah pasukan zionis menyerang mereka dari arah tersebut.</p>
<p>Sepasukan besar serdadu zionis berusaha mencapai jalan yang ditutup itu, namun ratusan pemuda melempari mereka dengan batu dan memaksanya mundur ke arah pemukiman Ofer.</p>
<p>Seorang reporter kantor berita PIC melaporkan dari Ramallah bahwa para pemuda itu telah menolak pendekatan Otorita Palestina pimpinan Mahmoud Abbas yang membujuk mereka untuk menghentikan aksinya. Pihak Otorita Palestina menjajikan solusi damai.</p>
<p>Beberapa orang pemuda dikabarkan mengalami luka-luka dalam bentrokan dengan pasukan zionis itu. Tidak ada korban tewas sejauh ini.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11079</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gaza Kerjasama dengan Kairo Atasi Krisis Rafah</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11077</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11077#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 08:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11077</guid>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Dari dalam Jalur Gaza dilaporkan, Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah melakukan kontak secara intensif dengan Presiden Mesir Muhammad Mursi, untuk mencari jalan keluar krisis ini. Jurubicara PM [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com):</strong> Dari dalam Jalur Gaza dilaporkan, Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah melakukan kontak secara intensif dengan Presiden Mesir Muhammad Mursi, untuk mencari jalan keluar krisis ini.</p>
<p>Jurubicara PM Ismail Haniyah, Tahir Al-Nunu semalam menyatakan, pihaknya bersimpati kepada para korban penculikan dan sedang mengusahakan berbagai cara untuk membantu pembebasannya.</p>
<p>Menurut Al-Nunu, PM Ismail Haniyah mengikuti terus perkembangan situasi di Rafah dari jam ke jam.</p>
<p>Para pemimpin Badui Sinai yang selama ini banyak membantu rakyat Gaza mengatasi pengepungan zionis &#8216;israel&#8217; dikabarkan telah diajak berunding oleh aparat Mesir untuk membantu pembebasan para korban.</p>
<p>Semalam juga salah seorang tokoh senior Hamas, Salah Bardawil, menyatakan satu-satunya pihak yang diuntungkan dari krisis ini ialah penjajah zionis &#8216;israel&#8217;.</p>
<p>Bardawil menyerukan beberapa media massa Mesir, untuk berhenti membangun kesan seakan-akan para pejuang Palestina terlibat dalam penculikan ini.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11077</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Gaza: &#8216;Sudah Lima Hari Ini Kami Dipenjara Total&#8217;</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11073</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11073#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 08:40:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11073</guid>
		<description><![CDATA[JALUR GAZA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Melalui pembicaraan telefon dengan Sahabat Al-Aqsha semalam, Abu Ahmad Ziad, Direktur Al-Sarraa Foundation mengabarkan, semua pintu di sepanjang perbatasan Jalur Gaza ditutup total sejak lima hari [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JALUR GAZA, Selasa (SahabatAlAqsha.com):</strong> Melalui pembicaraan telefon dengan Sahabat Al-Aqsha semalam, Abu Ahmad Ziad, Direktur Al-Sarraa Foundation mengabarkan, semua pintu di sepanjang perbatasan Jalur Gaza ditutup total sejak lima hari yang lalu.</p>
<p>&#8220;Saat ini kami dipenjara secara total. Bahkan terowongan-terowongan pun dipaksa tutup oleh pihak Mesir. Tidak ada barang dan obat-obatan yang bisa masuk sama sekali. Pasien-pasien yang harus dilarikan ke Mesir tertahan sudah berhari-hari,&#8221; katanya dengan suara yang terdengar terputus-putus.</p>
<p>Abu Ahmad menambahkan, listrik dan jaringan internet hari-hari ini lebih sering mati dari biasanya.</p>
<p>Pintu perbatasan Rafah, satu-satunya pintu yang tidak terhubung dengan wilayah Palestina yang dijajah zionis &#8216;israel&#8217;, ditutup sejak Jum&#8217;at lalu. Kepolisian Mesir menutup Rafah sebagai protes atas penculikan tujuh aparat keamanannya hari Kamis minggu lalu oleh sebuah kelompok yang diduga bersenjata di Sinai Utara.</p>
<p>Kemarin sebuah video beredar di <em>YouTube</em> berisi rekaman wajah ketujuh aparat yang diculik itu. Matanya ditutup kain. Usianya rata-rata baru 20-an. Di rekaman video itu, salah seorang dari korban penculikan itu berkata kepada Presiden Mesir Muhammad Mursi, &#8220;Tolong bebaskan kami. Nyawa kami sama harganya dengan Ghilad Shalit.&#8221;</p>
<p>Ghilad Shalit adalah kopral angkatan bersenjata zionis &#8216;israel&#8217; yang diculik tahun 2006 dan dibebaskan tahun 2011, sesudah pemerintah Mesir bernegosiasi dengan para pejuang Palestina. Kebebasan Ghilad Shalit ditukar dengan dibebaskannya 1.027 orang tawanan Palestina.</p>
<p>Kelompok yang saat ini menculik ketujuh aparat Mesir berbeda dengan para pejuang Palestina yang memperjuangkan kebebasan para tawanan. Kelompok bersenjata yang beroperasi di Sinai Utara ini menuntut pembebasan rekan dan pemimpin mereka yang ditangkap aparat Mesir karena melakukan penyerangan terhadap warga sipil dan aparat keamanan.* <strong>(Sahabat Al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11073</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasukan Keamanan Sinai Utara Ikut-ikutan Polisi Mogok, Pintu ke Gaza Masih Ditutup</title>
		<link>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11070</link>
		<comments>http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11070#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 07:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sahabat Al-Aqsha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Al-Aqsha & Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sahabatalaqsha.com/nws/?p=11070</guid>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com): Pasukan Keamanan Sinai Utara melancarkan aksi mogok untuk menuntut pembebasan tujuh serdadu Mesir yang ditangkap pekan lalu dan mengancam akan bergabung dengan aksi protes di perbatasan Rafah. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYAKARTA, Selasa (SahabatAlAqsha.com):</strong> Pasukan Keamanan Sinai Utara melancarkan aksi mogok untuk menuntut pembebasan tujuh serdadu Mesir yang ditangkap pekan lalu dan mengancam akan bergabung dengan aksi protes di perbatasan Rafah.</p>
<p>Seperti dikutip dari <i>Ahram Online</i>, pasukan keamanan di lima stasiun polisi di Sinai Utara, yakni El-Hasna, Beir Abd, Nakhl, Sheikh Zowayid dan Arish dilaporkan mogok kerja pada Senin 20/5 kemarin. Sebanyak tujuh tentara Mesir yang terdiri dari seorang anggota pasukan bersenjata, empat penjaga gerbang dan dua orang petugas keamanan negara diculik di Semenanjung Sinai pada Kamis pekan lalu.</p>
<p>Hingga hari ini, terhitung sudah lima hari Mesir menutup Rafah yang merupakan pintu masuk ke Gaza sebagai bentuk protes penculikan tujuh tentara Mesir itu. Aksi protes ini dimulai pada Jumat pekan lalu dimana para polisi memasang kawat berduri di perbatasan Rafah lalu merantai gerbang. Pasukan Keamanan di penyeberangan El-Quga yang berbatasan dengan ‘israel’ juga mulai mogok pada Ahad 19/5 kemarin.</p>
<p>Militer Mesir mengirim puluhan kendaraan lapis baja di sepanjang Terusan Suez ke Sinai Utara pada Senin kemarin. Langkah ini diambil karena ada dugaan pasukan keamanan akan menyelamatkan para tahanan. Dalam keterangan pers hari Ahad, Presiden Mesir, Muhammad Morsi berjanji akan segera menyelamatkan para tentara dengan cara yang tetap menjaga wibawa negara.* <strong>(MR/ Sahabat al-Aqsha)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sahabatalaqsha.com/nws/?feed=rss2&#038;p=11070</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
