Syaikh Yusuf Adeis: Suarakan Ancaman yang Menimpa Baitul Maqdis dan Bela Masjidil Aqsha

14 March 2017, 19:21.
Foto: Paltimes.net

Foto: Paltimes.net

TEPI BARAT TERJAJAH, Selasa (Paltimes.net): Menteri Waqaf dan Urusan Agama Syaikh Yusuf Adeis, hari ini (14/3), menyerukan kepada khatib-khatib di seluruh masjid di negara Arab dan negara Muslim lainnya agar menyampaikan dalam khutbah Jum’at tentang ancaman yang sedang menimpa Baitul Maqdis sebagai bentuk pembelaan terhadap Masjidil Aqsha Al-Mubarak. Terlebih pasca otoritas penjajah menyetujui RUU larangan adzan menggunakan pengeras suara di masjid-masjid di wilayah Palestina terjajah 1948 dan Baitul Maqdis.

Syaikh Adeis menjelaskan, serangan penjajah ‘Israel’ terhadap Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha semakin meningkat. Dengan demikian, wajib bagi setiap khatib dan penceramah di negara Arab dan negara Muslim lainnya memberikan peringatan kepada jamaah shalat tentang apa yang sedang terjadi di Baitul Maqdis, yakni serangan, serbuan dan pelecehan terhadap ummat Islam agar urusan Palestina dan Baitul Maqdis selalu terngiang dalam benak mereka.

“Wajib hukumnya bagi ummat Islam di negara Arab dan negeri Muslim yang lain memberikan dukungan politik, media dan ekonomi terhadap urusan Palestina. Hal itu merupakan bentuk tanggung jawab agama dan pesan bahwa urusan Palestina bukan hanya urusan warga Palestina semata, melainkan urusan seluruh ummat Islam,” kata Syaikh Adeis.

Beliau menegaskan bahwa proyek Yahudisasi yang sedang gencar dilakukan otoritas ‘Israel’ tidak akan menyurutkan semangat rakyat Palestina dalam membela tempat-tempat suci mereka dan tidak akan tunduk terhadap realitas yang ada. Meskipun penjajah ‘Israel’ terus melakukan serangan terhadap Baitul Maqdis, Masjidil Aqsha dan tempat suci yang lain, akan tetap bertahan hingga berdirinya negara Palestina dengan Baitul Maqdis sebagai ibukotanya.* (Paltimes.net | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Keluarga Ibrahim Matar: ‘Anak Kami Dieksekusi dengan Kejam’
Penjajah Zionis Serang dan Culik Anak Sekolah di Tekou’ »