Sejak Intifadhah Pertama, 250.000 Warga Palestina Terluka

15 March 2017, 08:32.
Seniman Palestina Mohammed Totah dengan kaki yang diamputasi berpose di belakang pahatan pasir di Kota Gaza, 12 Maret 2017. Foto: Ashraf Amra/APAimages

Seniman Palestina Mohammed Totah dengan kaki yang diamputasi berpose membelakangi pahatan pasir di Kota Gaza, 12 Maret 2017. Foto: Ashraf Amra/APAimages

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Sekitar 250.000 warga Palestina terluka oleh pasukan ‘Israel’ sejak Intifadhah Pertama pada 1987, termasuk 110.000 di Jalur Gaza. Demikian ungkap lembaga swadaya masyarakat Palestina, Merciful Hands Charity (MHC). Dari jumlah tersebut sekitar 15.000 orang terdaftar memiliki anggota tubuh yang diamputasi, sementara yang lainnya menderita gangguan pendengaran atau penglihatan.

Menurut Ketua Merciful Hands Charity Mohamed Abulkass, kondisi mereka kian memburuk akibat kurangnya suplai medis dan pusat-pusat perawatan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mereka akan kaki palsu, kursi roda, atau alat bantu dengar. MHC memberikan dukungan material dan kesehatan mental kepada sekitar 10.000 orang yang terluka asal Gaza, dimana sebagian besar dari mereka merupakan korban perang.

Abulkass menegaskan bahwa tidak ada hukum untuk melindungi dan memberikan perawatan lebih baik bagi mereka yang terluka selama bertahun-tahun akibat konflik dan blokade. Menurut Abulkass, konflik dan blokade juga berdampak pada pelayanan rehabilitasi karena organisasi yang hendak memberikan bantuan tidak bisa memasuki Jalur Gaza atau pasien-pasien sangat sulit berobat ke luar negeri.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Serang dan Culik Anak Sekolah di Tekou’
Dilarang ke Rumah Sakit, Tiga Bayi Pengungsi Palestina di Suriah Ini Tewas »