Fatwa: ‘Masjidil Aqsha Bagian dari Aqidah dan Tanggung Jawab Ummat Islam, Bukan Hanya Rakyat Palestina’

20 March 2017, 19:12.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Senin (PIC): Ketua Lembaga Islam Tertinggi, Mufti Umum dan Ketua Majelis Wakaf Masjidil Aqsha mengeluarkan Fatwa Syariah, kemarin (19/3). Berikut ini naskah Fatwa Syariah yang diterima PIC:

“Segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan Salam tercurah kepada Sayyidina Nabi Muhammad Shallallahu ‘alayhi wa sallam, keluarga beliau yang suci, sahabat-sahabat beliau serta orang-orang yang istiqamah mengikuti mereka hingga hari Kiamat.

Allah Ta’ala berfirman:

‘Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.’ (QS Al-Isra’ [17]: 1)

Sesungguhnya ayat ini menjelaskan bahwa Masjidil Aqsha berkaitan erat dengan peristiwa mukjizat Isra’ dan Mi’raj, dan oleh karena mukjizat ini merupakan bagian dari rukun iman, maka Masjidil Aqsha menjadi bagian dari aqidah ummat Islam atas dasar ‘legitimasi Tuhan’. Ditambah Masjidil Aqsha dikaitkan dengan Al-Haram di Makkah Al-Mukarramah serta Al-Haram di Madinah Al-Munawwarah sebagaimana sabda Nabi: ‘Tidak boleh bersusah payah bepergian, kecuali ke tiga masjid, (yaitu) Masjidil Haram, Masjidku ini dan Masjidil Aqsha.’ Dalam riwayat lain: ‘….Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjidku ini.’ (Hadits muttafaqun ‘alayhi diriwayatkan oleh sahabat mulia Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu.

Atas dasar itu, maka Masjidil Aqsha Al-Mubarak menjadi tanggung jawab seluruh ummat Islam di segala penjuru dunia dan bukan hanya tanggung jawab rakyat Palestina semata. Kebenaran Rabbani ini akan tetap tegak sampai hari Kiamat, maka tidak ada celah untuk menawar, tidak ada pintu untuk berunding dan tidak ada kesempatan untuk melepaskan tanggung jawab walaupun sebutir tanah darinya.”

“…Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).” (QS Al-Ahzab [33]: 4)

“…Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.” (QS Yusuf [12]: 21)

Fatwa ini diterbitkan pada tanggal 20 Jumadil Akhirah 1438 H bertepatan dengan tanggal 19 Maret 2017 M.

-Mufti Umum untuk Baitul Maqdis dan Palestina dan Khatib Masjidil Aqsha, Syaikh Muhammad Husain.

-Ketua Majelis Wakaf dan Urusan Islam, Syaikh Abdul Adzim Salhab.

-Ketua Lembaga Islam Tertinggi dan Khatib Masjidil Aqsha, Syaikh Dr. Ikrimah Sabri.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Tangkap 18 Warga Hanya Karena Jadi Anggota Sebuah Grup WhatsApp
Usai Tabrak Nenek Palestina, Pelaku Kabur ke Pos Militer Zionis »