Hanan dan Kifah, Tunanetra Bersaudara yang Hidup Mandiri dengan Berjualan Produk Rajut

17 April 2017, 22:18.
Foto: PIC

Foto: PIC

SALFIT, Senin (PIC): Disabilitas tak membuat dua wanita bersaudara Palestina, Hanan dan Kifah Damrah, asal kota Kafr al-Dik di Salfit ini kehilangan asa. Bahkan mereka berhasil menciptakan pekerjaan di tengah kondisi hidup sulit dan tingginya angka kehilangan pekerjaan di Tepi Barat. Kedua wanita bersaudara –yang juga memiliki saudara lelaki tunanetra– itu memiliki keyakinan kuat yang memberikan mereka harapan untuk menjalani hidup.

Kifah mengatakan bahwa suka dan duka ia alami bersama saudaranya. Ia menyayangkan tidak adanya kepedulian serta tindak lanjut dari otoritas resmi untuk membantu memasarkan produk mereka, atau mendukung mereka secara psikologis dan finansial.

Hanan mengatakan pada wartawan PIC bahwa ia bersama saudarinya belajar keahlian merajut wol di Pusat Al-Salam di Shufat, Baitul Maqdis terjajah. Mereka belajar cara merajut baju hangat, topi, jaket dan pakaian bayi.

Kemandirian mereka tak terlepas dari peran orangtua. Oleh karena itu, Hanan mengungkapkan rasa terima kasih kepada orangtuanya. “Orangtua kami melakukan segalanya yang mereka bisa untuk membantu kami mandiri. Tanpa bantuan dan perhatian orangtua, kami tidak akan mampu untuk memulai bisnis kami di dalam masyarakat Palestina yang menderita karena angka kehilangan pekerjaan yang tinggi khususnya di daerah pedesaan,” katanya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Ancam Hukum Tawanan yang Ikut Aksi Mogok Makan
Menteri ‘Israel’ Peringatkan Kemungkinan ‘Konflik’ Baru dengan Hamas »