Tunjukkan Solidaritas, Ibu dari Empat Tawanan Palestina Ikut Aksi Mogok Makan

20 April 2017, 19:54.
Foto: Ma'an News Agency

Foto: Ma’an News Agency

BAYT LAHM, Kamis (Ma’an News Agency): Seorang ibu dari empat tawanan Palestina mulai melakukan aksi mogok makan, kemarin (19/4), sebagai wujud solidaritas terhadap anak-anaknya yang memasuki hari ke tiga aksi mogok makan “Kebebasan dan Kemuliaan”. Aksi yang berlangsung di seluruh penjara-penjara ‘Israel’ itu diperkirakan diikuti sekitar 1.500 tawanan Palestina.

Ketua Komite Urusan Tawanan Palestina Issa Qaraqe mengatakan pada Ma’an bahwa Latifa Muhammad Naji Abu Hmeid, ibunda dari Nasr, Nasser, Mahmoud dan Sharif Abu Hmeid dari kamp pengungsi al-Amari memulai aksi mogok makan terbuka untuk mendukung empat anaknya yang berpartisipasi dalam mogok makan massal untuk memprotes tidak adanya hak-hak dasar di penjara-penjara ‘Israel’. Sementara itu, seorang tawanan Suriah yang ditawan di penjara ‘Israel’ menyatakan akan bergabung dengan aksi mogok makan sebagai wujud solidaritas.

Menurut saluran berita yang berkedudukan di Lebanon, al-Mayadeen, Sidqi al-Maqt bergabung dengan aksi mogok makan pada hari ke tiga, ia mengatakan, “Saya memberi penghormatan, dari jantung penjara ‘Israel’, kepada jiwa seluruh syuhada Suriah dan bangsa-bangsa Arab. Rasa lapar pada perut-perut kosong kami adalah pertempuran untuk kemenangan kemanusiaan dan kemuliaan bangsa kami.”

Al-Maqt dibebaskan oleh otoritas ‘Israel’ pada Agustus 2012 setelah mendekam 27 tahun di penjara ‘Israel, dan ditawan kembali pada Februari 2015. Dengan tajuk “Kebebasan dan Kemuliaan”, para tawanan Palestina antara lain menuntut kunjungan reguler, berakhirnya pengabaian medis, sel isolasi, dan penahanan administratif.

Sekitar 1.500 tawanan masih meneruskan aksi mogok makan yang dimulai pada Hari Tawanan Palestina, 17 April lalu. Turut pula dalam aksi mogok makan para tawanan wanita Palestina yang mendekam di penjara ‘Israel’ Hasharon, dimana terdapat 58 tawanan wanita.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Sidqi al-Maqt, tawanan Suriah yang mendekam di penjara ‘Israel’. Foto: Ma'an News Agency

Sidqi al-Maqt, tawanan Suriah yang mendekam di penjara ‘Israel’. Foto: Ma’an News Agency

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemukim Ilegal yang Diduga Lempar Batu Dibebaskan. Kalau Warga Palestina yang Lempar Batu?
Tak Juga Bisa Pulangkan Serdadu Zionis yang ‘Hilang’, Keluarga Kecam Netanyahu »