Tak Juga Bisa Pulangkan Serdadu Zionis yang ‘Hilang’, Keluarga Kecam Netanyahu

20 April 2017, 19:58.
Foto: PIC

Foto: PIC

PALESTINA TERJAJAH, Kamis (Shehab News Agency | Middle East Monitor): Keluarga Hadar Goldin, serdadu penjajah Zionis yang ‘hilang’ di Jalur Gaza mengajukan protes kepada pemerintahan Netanyahu atas stagnansi pemerintahannya dalam memulangkan dua serdadu ‘Israel’ dari Gaza. Ibu Hadar Goldin menganggap bahwa anaknya kini sudah berubah dari petarung menjadi mayat. “Malulah pada diri kalian!” (Menunjuk Netanyahu dan petinggi ‘Israel’. Pernyataan itu ia sampaikan saat pertemuan di parlemen ‘Israel’ Knesset.)

Netanyahu menyatakan, upaya memulangkan Hadar Goldin dan Oron Shaul dari Gaza bukan perkara mudah. Ia mengaku pemerintahannya telah mengerahkan segenap tenaga melalui beberapa pihak dan menghindari segala kemungkinan yang akan terjadi dimana ‘Israel’ tidak siap menghadapinya, yaitu pecahnya perang berikutnya.

Ibu Goldin kembali menjawab dan menuduh parlemen Knesset tidak mengetahui persoalan serdadu yang ditawan, serta tidak membawanya ke sidang-sidang Knesset.

Sementara itu, Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misy’al mengatakan, sejumlah pihak (tidak menyebutkan nama) telah mengajukan pembicaraan tentang kesepakatan pertukaran tawanan baru antara Hamas dengan ‘Israel’. Beberapa bulan lalu Hamas juga mendapat tawaran dari ‘Israel’ untuk membuat kesepakatan pertukaran tawanan. Namun, ditolak Hamas karena format yang diusulkan ‘Israel’ tidak menyebutkan sedikit pun tuntutan-tuntutan Hamas.

Beberapa bulan lalu, kali pertama sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al-Qassam mengumumkan telah menangkap empat tawanan ‘Israel’, tapi tidak mengungkap secara resmi apakah mereka hidup atau mati. Al-Qassam terus menerus menolak memberikan informasi apapun terkait para serdadu Zionis yang ditangkap. Pun, berulang kali bersikeras bahwa ‘Israel’ harus membebaskan seluruh tawanan yang dulu dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan Gilad Shalit pada 2006 –yang setelah itu ditawan kembali– sebelum mulai membicarakan kesepakatan pertukaran tawanan yang baru.

Juru bicara Brigade al-Qassam Abu Ubaidah mengumumkan pada 20 Juli 2014 –saat serangan ‘Israel’ atas Gaza– bahwa Brigade menangkap serdadu ‘Israel’ Oron Shaul, saat mereka melawan serangan darat ‘Israel’ di daerah Al-Tuffah yang terletak di timur Kota Gaza.

Otoritas ‘Israel’ sebelumnya mengumumkan kehilangan jenazah dua serdadu di Jalur Gaza, Oron Shaul dan Hadar Goldin, saat ‘Israel’ menggempur Gaza yang dimulai pada 7 Juli 2014 dan berakhir pada 26 Agustus 2014. Namun, Kementerian Pertahanan ‘Israel’ belum lama ini mengklasifikasikan mereka sebagai hilang dan ditangkap.* (Shehab News Agency | Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tunjukkan Solidaritas, Ibu dari Empat Tawanan Palestina Ikut Aksi Mogok Makan
Krisis Listrik di Gaza, Kesehatan Ribuan Pasien Terancam »