Krisis Listrik di Gaza, Kesehatan Ribuan Pasien Terancam

21 April 2017, 11:02.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Jum’at (PIC): Krisis listrik yang terus berlangsung di Jalur Gaza berdampak negatif bagi kondisi kesehatan ribuan pasien yang memerlukan peralatan medis di rumah-rumah mereka. Hal itu diungkapkan Dr. Asyraf Qudrah dalam laman Facebook resmi miliknya, kemarin (19/4).

Ada 620 pasien gagal ginjal yang kini kondisi kesehatannya semakin memburuk. Karena, krisis listrik mengakibatkan 117 mesin dialisis (cuci darah) milik Kementerian Kesehatan Gaza tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Padahal, biasanya pasien melakukan hemodialisis tiga kali dalam sepekan.

Selain itu, ada 200 pasien yang gagal melakukan operasi dan 60 ibu hamil yang membutuhkan operasi Caesar. Semakin hari kondisi kesehatan mereka kian parah. Saat ini ada 113 bayi prematur yang kondisinya juga terancam. Ditambah, ada 100 pasien yang membutuhkan perawatan. Dengan adanya krisis listrik, kondisi kesehatan mereka semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya itu, sejumlah pasien tidak bisa melakukan medical check up, transfusi darah serta diagnosa.

Dr. Asyraf Qudrah menegaskan, dampak lain dari krisis listrik adalah produksi obat-obatan mengalami kegagalan sehingga mengancam kesehatan seluruh elemen masyarakat.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Tak Juga Bisa Pulangkan Serdadu Zionis yang ‘Hilang’, Keluarga Kecam Netanyahu
Assalamu’alaykum Ya Muhajirun! (Laporan Sahabat Al-Aqsha Bagian 1) »