Penjajah Zionis Tak Selidiki Pelaku Pembunuhan Pemuda Palestina di Nablus

19 May 2017, 11:38.
Seorang warga Palestina berduka di sisi jenazah Muataz Hussein Hilal Bani Shamsa (23). Foto: Ma’an News Agency

Seorang warga Palestina berduka di sisi jenazah Muataz Hussein Hilal Bani Shamsa (23). Foto: Ma’an News Agency

BAYT LAHM, Jum’at (Ma’an News Agency): Pemukim ilegal Yahudi yang menembak dan membunuh seorang pemuda Palestina, serta melukai yang lainnya kemarin di dekat desa Huwwara selatan Nablus di bagian utara Tepi Barat terjajah, tidak diinvestigasi oleh petugas keamanan Zionis sebagai tersangka pelaku kejahatan. Demikian menurut surat kabar ‘Israel’, Haaretz. Haaretz mengidentifikasi si pemukim ilegal Yahudi, yang menembak dan menewaskan Muataz Hussein Hilal Bani Shamsa saat bentrokan di Huwwara, adalah warga permukiman ilegal Yahudi Itamar.

Setelah si pemukim ilegal Yahudi menembak dan membunuh Shamsa, melukai wartawan Palestina Majdi Eshtayya dengan amunisi tajam, dan melukai tiga warga Palestina lainnya ketika ia menabrakkan mobilnya ke ambulans Bulan Sabit Merah Palestina, si pemukim ilegal itu pergi ke petugas keamanan Zionis dan mengajukan keluhan mengenai kerumunan warga Palestina yang ia tembaki, dan menuding mereka berupaya “main hakim sendiri” terhadapnya.

Para saksi mata mengatakan pada Ma’an bahwa bentrokan terjadi setelah pasukan Zionis berupaya membubarkan aksi protes yang diselenggarakan untuk mendukung para tawanan Palestina yang mogok makan. Menurut para saksi mata, si pemukim ilegal Yahudi, yang melaju ke tengah-tengah bentrokan, keluar dari mobilnya dan menembaki kerumunan warga Palestina dengan membabi buta, menembak Shamsa di kepala sehingga menewaskannya.

Ketua departemen ambulans dan gawat darurat Bulan Sabit Merah (BSM) Palestina Ahmad Jibreel mengatakan pada Ma’an bahwa setelah penembakan, si pemukim ilegal Yahudi menabrak ambulans BSM dengan mobilnya, saat ambulans sedang menuju lokasi dimana Shamsa ditembak. Si pelaku menabrak tiga warga Palestina saat insiden tabrak ambulans, kata Jibreel, seraya menambahkan bahwa tiga orang itu mengalami luka ringan akibat aksi tabrak si pemukim ilegal.

Tak lama setelah insiden penembakan, seorang pemukim ilegal Yahudi, dengan perlindungan para serdadu Zionis, terekam kamera membagikan cokelat kepada kendaraan-kendaraan ‘Israel’ yang lewat di selatan Nablus untuk merayakan pembunuhan Shamsa.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemukim Ilegal Yahudi Tembak Mati Pemuda Palestina
Pemukim Ilegal Yahudi Bagikan Cokelat untuk Rayakan Tewasnya Warga Palestina di Nablus »