Penjajah Zionis ‘Israel’ Ingin Terbangkan Jamaah Haji Langsung dari Tel Aviv ke Makkah

15 July 2017, 14:05.
Foto: Amr Nabil/AP

Foto: Amr Nabil/AP

PALESTINA TERJAJAH, Sabtu (Haaretz): Penjajah Zionis ‘Israel’ sedang berupaya menyelenggarakan penerbangan langsung dari Tel Aviv ke Makkah untuk warga Muslim Palestina. Hal itu diungkapkan menteri ‘Israel’ kepada Bloomberg pada Kamis lalu.

Menteri Komunikasi ‘Israel’ Ayoub Kara sedang membujuk para pemimpin Arab Saudi untuk mengizinkan penerbangan dari Bandara Internasional Ben-Gurion Tel Aviv. “Kenyataan telah berubah,” kata Kara dalam sebuah wawancara pekan ini dengan Bloomberg. “Ini waktu yang tepat untuk membuat permintaan, dan saya bekerja keras untuk itu.”

Langkah tersebut ditempuh dua bulan setelah Presiden AS Donald Trump membantu ‘Israel’ mencairkan hubungan dengan Saudi. ‘Israel’ dan Arab Saudi tidak pernah memiliki hubungan diplomatik resmi.

Biasanya, jamaah haji dari wilayah Palestina terjajah sejak 1948 menempuh perjalanan 1.000 mil dengan bis melalui Yordania dan melewati padang pasir Arab Saudi. Diperkirakan 17 persen populasi di wilayah Palestina terjajah sejak 1948 adalah Muslim dan sekitar 6.000 orang beribadah haji ke Makkah setiap tahunnya.

Berbicara dengan Bloomberg dari Baitul Maqdis, Kara mengatakan bahwa ia telah berhubungan dengan pejabat pemerintah di Arab Saudi, Yordania dan negara-negara lainnya mengenai rencana tersebut dan menyatakan bahwa mereka “siap untuk melakukannya.” Kara menjelaskan bahwa dikarenakan kemungkinan implikasi politiknya, masalah tersebut luar biasa sensitif dan “masih dalam tahap negosiasi”.

The Times Inggris bulan lalu memberitakan bahwa ‘Israel’ dan Arab Saudi sedang bernegosiasi untuk membangun hubungan ekonomi, yang antara lain akan mengizinkan bisnis-bisnis ‘Israel’ beroperasi di Teluk dan membiarkan maskapai penerbangan ‘Israel’ El Al terbang di wilayah udara Saudi. Mengizinkan jamaah haji di wilayah Palestina terjajah sejak 1948 bepergian ke Makkah dengan penerbangan langsung mungkin bisa merupakan langkah pertamanya.

Selama dua tahun terakhir juga ada pemberitaan di media berbahasa Arab bahwa putra mahkota Arab Saudi yang baru, anti-Iran garis keras Mohammed bin Salman, telah bertemu dengan para pejabat ‘Israel’. Menurut pemberitaan media tersebut, salah satu pertemuan tersebut berlangsung di Eilat pada tahun 2015, dan pertemuan lainnya saat KTT Arab di Yordania Maret tahun ini. Ada pula rapat rutin antara Saudi dan pejabat ‘Israel’ di suatu tempat yang menjadi koordinat Yordania, Arab Saudi dan Amerika Serikat.* (Haaretz | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gerombolan Serdadu Zionis Tangkap Mufti Baitul Maqdis
Gerombolan Serdadu Zionis Masih Teror Masjidil Aqsha »