Syaikh Sabri: Penutupan Masjidil Aqsha ‘Preseden Berbahaya’

16 July 2017, 16:27.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Ahad (PIC): Syaikh Ikrimah Sabri, Ketua Komisi Tertinggi Islam di Baitul Maqdis terjajah, mengecam penutupan Masjidil Aqsha bagi jamaah Muslim dan menyebutnya sebagai “preseden berbahaya”. Ia juga menyatakan penolakannya atas langkah-langkah yang ditempuh penjajah Zionis terhadap tempat suci ummat Islam itu.

“Kami dengan keras menolak langkah-langkah provokatif ‘Israel’ (terhadap Masjidil Aqsha) dan menegaskan hak kami untuk beribadah dan perlunya menghindarkan Masjidil Aqsha dari ketegangan apapun,” kata Syaikh Sabri kepada PIC Jum’at lalu.

Ia menekankan bahwa menyelenggarakan khutbah Jum’at dan shalat di area Pintu al-Asbat di Kota Tua tidak berarti Muslimin menyerahkan hak mereka atas Masjidil Aqsha. “Kami harus melaksanakan shalat Jum’at di area Pintu al-Asbat setelah kami berulangkali berupaya memasuki Masjidil Aqsha, tapi otoritas penjajah Zionis tetap melarang kami,” kata tokoh agama Baitul Maqdis itu. “Masjidil Aqsha sepenuhnya milik kaum Muslim dan kami tidak akan pernah bisa menyerahkan secuil pun tanahnya,” tegasnya.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gerombolan Serdadu Zionis Masih Teror Masjidil Aqsha
30 Jam Gaza Tanpa Listrik »