30 Jam Gaza Tanpa Listrik

16 July 2017, 18:50.
Warga Gaza melakukan aksi protes atas memburuknya kondisi ekonomi dan kemanusiaan di kawasan tersebut. Foto: Mohammad Asad

Warga Gaza melakukan aksi protes atas memburuknya kondisi ekonomi dan kemanusiaan di kawasan tersebut. Foto: Mohammad Asad

LONDON, Ahad (Middle East Monitor): Warga Palestina berdemonstrasi untuk memprotes kian memburuknya kondisi hidup mereka setelah pasokan listrik di Gaza diputus lagi sehingga Gaza tanpa listrik selama 30 jam terus menerus untuk kali pertama sejak krisis listrik bermula pada awal 2017.

Menurut media ‘Israel’, Haaretz, turbin terakhir Gaza yang berfungsi tak lagi beroperasi sejak Rabu (12/7) lalu dikarenakan kekurangan bahan bakar sehingga membuat Jalur Gaza nyaris dalam kegelapan total.

Warga Gaza berdemo untuk meningkatkan kesadaran publik atas bencana kemanusiaan yang menimpa kawasan terblokade itu yang diakibatkan krisis listrik dan pemotongan gaji yang diberlakukan Otoritas Palestina di Ramallah terjajah pada 14 Juli 2017.

Mayoritas warga Palestina mengecam kebijakan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas terhadap Gaza dan menyatakan Abbas berusaha menekan ekonomi warga Gaza untuk memaksa mereka menolak kekuasaan Hamas atas Jalur Gaza.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: Mohammad Asad

Foto: Mohammad Asad

Foto: Mohammad Asad

Foto: Mohammad Asad

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Syaikh Sabri: Penutupan Masjidil Aqsha ‘Preseden Berbahaya’
Penjajah Zionis Tangkap Kerabat Pemuda yang Syahid dalam Aksi Bela Masjidil Aqsha »