7.000 PNS di Gaza Dipaksa Pensiun Dini

10 August 2017, 14:21.
Foto: PIC

Foto: PIC

RAMALLAH, Kamis (PIC): Kepala Otoritas Pensiun di pemerintahan Otoritas Palestina, Majed al-Helo, kemarin (9/8) mengumumkan bahwa 7.000 pegawai sipil di Jalur Gaza telah ditunjuk untuk pensiun dini pada Agustus ini. Dalam pernyataannya di radio Voice of Palestine, Helo mengatakan bahwa pegawai-pegawai tersebut dipaksa pensiun dini karena mereka bekerja di kementerian-kementerian yang dijalankan oleh komite pemerintah administratif yang dibentuk oleh Hamas di Gaza.

Ia menjelaskan bahwa karyawan-karyawan itu menerima 40 hingga 70 persen dari gaji mereka sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Dewan Menteri pemerintahan Otoritas Palestina. Kepala komite pemerintah administratif di Gaza, Abdulsalam Siam, beberapa hari lalu menyatakan tentang “rencana” untuk mengatasi dampak keputusan pensiun yang mungkin dilaksanakan oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas terhadap para karyawan Otoritas Palestina di Jalur Gaza. Siam mengatakan bahwa jumlah pegawai negeri sipil yang kini bekerja di Gaza adalah 11.000, sekitar 95% dari mereka berada di kementerian kesehatan dan pendidikan.

Pemerintah Otoritas Palestina yang dipimpin oleh Rami Hamdallah, pada Juli lalu mengeluarkan keputusan yang menargetkan lebih dari 6.000 karyawan Otoritas Palestina di Gaza untuk pensiun dini. Kebanyakan dari karyawan tersebut bekerja di sektor-sektor kesehatan dan pendidikan.

Pada April lalu, Abbas memberlakukan serangkaian hukuman terhadap Jalur Gaza yang menargetkan seluruh aspek kehidupan di kawasan pantai itu, dan beberapa hari lalu, ia berjanji akan melakukan tindakan-tindakan serupa bahkan lebih dari itu.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Hancurkan Rumah Syuhada dan Tawanan Palestina
‘Israel’ Tak Izinkan Berobat ke Luar, Pasien Kanker Ini Meninggal Dunia »