‘Israel’ Tak Izinkan Berobat ke Luar, Pasien Kanker Ini Meninggal Dunia

10 August 2017, 14:57.
Foto: Middle East Monitor

Foto: Middle East Monitor

LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Seorang pemuda Palestina dari kota Jaba sebelah selatan Jenin di Tepi Barat terjajah meninggal dunia karena kanker pada Senin (7/8) lalu, setelah otoritas ‘Israel’ melarangnya bepergian untuk perawatan medis. Pegawai hubungan masyarakat (humas) Jaba, Hamza Hamdan, mengatakan pada Quds Press bahwa Jawdat Ahmed Muflih (22) meninggal dunia akibat kanker hati setelah kondisi kesehatannya memburuk selama beberapa pekan terakhir.

Hamdan menambahkan bahwa keluarga Muflih telah mengajukan sejumlah permintaan transfer medis kepada pihak-pihak yang berwenang. Akan tetapi, ‘Israel’ menolak keras transfer medis darurat pasien Palestina dengan dalih masalah keamanan.

Beberapa bulan terakhir ini jumlah rujukan medis yang ditolak oleh ‘Israel’ membuat banyak pasien terlantar di pelintasan perbatasan atau di fasilitas-fasilitas medis dengan fasilitas yang tidak memadai, baik di Tepi Barat terjajah maupun di Jalur Gaza yang terblokade.

Juli lalu kelompok-kelompok HAM mengungkap bahwa Otoritas Palestina telah mengurangi rujukan perawatan bagi pasien-pasien Palestina di Jalur Gaza sekitar 75 persen dan memperingatkan bahwa ini akan berdampak buruk pada kehidupan ratusan pasien yang sangat membutuhkan perawatan medis di luar negeri.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 7.000 PNS di Gaza Dipaksa Pensiun Dini
153 Remaja dari 12 Negara, Resmi Dukung Terorisme Zionis ‘Israel’ »