Intelijen ‘Israel’ Berperan Besar Tentukan Pengelola Sekolah dan Pecat Guru Palestina

7 October 2017, 13:55.
Foto: PIC

Foto: Arsip PIC (hanya sebagai ilustrasi)

NAZARETH, Sabtu (PIC): Situs berita berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth memberitakan bahwa intelijen ‘Israel’, Shin Bet, melakukan intervensi secara menyeluruh dalam menentukan dan memecat guru-guru, serta pengelola di sekolah-sekolah Palestina (kawasan Palestina terjajah 1948) untuk kepentingan politik.

Direktur Bagian Pendidikan dan Kebudayaan Arab di Kementerian Pendidikan ‘Israel’, Emmanuel Kuplovich menjelaskan, Shin Bet kerap menolak guru-guru yang sebetulnya kompeten. Di sisi lain, para guru tidak mengetahui alasan kenapa mereka dikeluarkan dan dimasukkan dalam daftar ‘tidak diterima’. Padahal, mereka sama sekali tidak terlibat dalam ranah politik. Mereka dipecat lantaran ada orang dekat mereka yang terlibat dalam urusan politik.

Bekas kepala Shin Bet yang kini menjadi anggota parlemen Knesset Yacob Peri mengatakan, “Shin Bet sangat terlibat dalam segala hal, terutama dalam hal menjalankan fungsi pengelola pendidikan.” Peri, sebagaimana dikutip Yedioth Ahronoth, mengatakan bahwa kejahatan Shin Bet terhadap sekolah-sekolah Arab masih berlanjut hingga hari ini.

Direktur Umum Pusat Urusan Hak-hak Warga Palestina di Wilayah Terjajah, Adalah, menjelaskan bahwa intervensi intelijen ‘Israel’ dalam menentukan dan memecat guru, serta pengurus sekolah-sekolah Palestina sudah diketahui masyarakat Arab sejak lama.

Dalam laporan tersebut Yedioth Ahronoth juga menegaskan bahwa ada kebijakan represif di Kementerian Pendidikan ‘Israel’ dalam menekan Arab.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pemuda Palestina Terluka Parah Dilempari Batu Saat Berkendara
Penjajah Zionis Periksa Kepala Sekolah Karena Lagu Palestina »