Hari Raya Yahudi, Penjajah Zionis Tutup Masjid Ibrahimi Bagi Jamaah Muslim

9 October 2017, 13:32.
Foto: PIC

Foto: PIC

AL KHALIL, Senin (PIC): Otoritas penjajah ‘Israel’ kemarin (8/10) menutup Masjid Ibrahimi di Al-Khalil, sebelah selatan Tepi Barat terjajah, bagi jamaah shalat karena akan digunakan pemukim ilegal Yahudi untuk merayakan hari singgasana Yahudi. Kepala Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Ibrahimi, Hifdzi Abu Sininah menjelaskan, masjid akan mulai ditutup pada Ahad (8/10) pukul 10 pagi hingga Selasa mendatang.

Penutupan Masjid Ibrahimi bagi pengunjung dan jamaah Muslimin, serta pelarangan adzan jelas merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan menjalankan ibadah dan penindasan terhadap hak ummat Islam atas Masjid Ibrahimi.

Masjid Ibrahimi merupakan masjid tertua ke-empat yang dibangun di atas bumi setelah Masjidil Haram, Masjidil Aqsha dan Masjid An Nabawi. Kawasan Masjid Ibrahimi masuk dalam kawasan Baitul Maqdis. Menurut Syaikh Mundzir Abu Haelat, salah satu pengurus Masjid Ibrahimi, jika masjid dibuka semua maka sanggup menampung 12.000 jamaah shalat.

Seperti diketahui, Masjid Ibrahimi kini di bawah kendali penjajah ‘Israel’. Sejak tahun 1994 masjid ini telah dibagi menjadi dua, satu bagian untuk ummat Islam dan bagian yang lain untuk pemukim ilegal Yahudi. Dalam satu tahun, masjid ini hanya dibuka total bagi ummat Islam sebanyak 10 kali.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 27 Tahun Lalu, Serdadu Zionis dan Pemukim Ilegal Yahudi Bantai Muslimin di Masjidil Aqsha
Dua Tahun Intifadhah Al-Quds, 450 Warga Palestina Ditangkap Karena Bangkitkan Perlawanan Lewat Jejaring Sosial »