Pengacara: ‘Sipir Penjara Terus Isolasi Syaikh Salah dari Dunia Luar’

10 October 2017, 20:26.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Selasa (PIC): Pengacara Khaled Zabarqa Ahad (8/10) lalu kembali angkat bicara mengenai kondisi buruk yang diderita Syaikh Raed Salah di penjara ‘Israel’ Ramon, di gurun pasir Negev. Menurut Zabarqa, hak Syaikh Salah untuk mendapat kunjungan keluarga ditolak penjajah sejak 15 Agustus lalu.

Ketua Gerakan Islam di Palestina Terjajah 1948 itu juga terus ditawan di sel isolasi dan dilarang berinteraksi dengan para tawanan lain, kata Zabarqa kepada PIC. Ia menambahkan bahwa otoritas penjara ‘Israel’ terus melarang Salah mengakses surat kabar dan buku, ia hanya dapat membaca Al-Quran.

Zabarqa lebih lanjut menyatakan bahwa daftar dakwaan terhadap Syaikh Salah sama sekali tanpa dasar hukum apapun. “Dua sidang terakhir mengungkap adanya upaya untuk mengada-adakan dakwaan terhadap Salah agar tetap dipenjara bagaimanapun caranya.” Tiga persidangan untuk memutuskan kasus Salah diperkirakan akan diselenggarakan pada Oktober, November dan Januari.

Pengacara Salah menyatakan, tim kuasa hukum meneruskan banding untuk membebaskan Salah hingga putusan akhir dikeluarkan oleh pengadilan ‘Israel’. Rabu lalu, Pengadilan Pusat ‘Israel’ di Haifa menampik permohonan banding serupa yang diajukan oleh tim pembela Salah.

Mengutip pernyataan Syaikh Salah, sang pengacara menyatakan bahwa Salah tidak akan pernah menyerah untuk mendukung Masjid Al-Aqsha dan tanah airnya. Syaikh Salah ditangkap oleh pasukan penjajah Zionis pada 15 Agustus lalu karena aktivitas politiknya dan seruannya untuk membela Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serbuan Pemukim Ilegal Yahudi ke Masjidil Aqsha Kian Mengkhawatirkan
Penjajah Zionis Akan Percepat Pembangunan 4.000 Rumah di Permukiman Ilegal Tepi Barat »