‘Bertemu Ayah’, Itulah Harapan Terakhir Anak Tawanan Palestina Ini

8 November 2017, 21:39.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Rabu (PIC): Majd Al Thahan (19), pemuda Palestina dari Baitul Maqdis, putra tawanan Rajab Al Thahan, kemarin (7/11) sore meninggal dunia karena menderita leukimia. Rajab dan Majd adalah satu dari sekian banyak ayah dan anak Palestina yang dipisahkan penjara Zionis.

Pada 15 Oktober lalu, karena sangat ingin mengunjungi putranya yang sedang sakit, Rajab melakukan aksi mogok makan sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajah setelah ia tidak diizinkan menjenguk putranya. Aksi itu menjadi pilihan terakhir setelah upaya-upaya yang dilakukan lembaga-lembaga HAM mengalami kebuntuan.

Alhamdulillah, akhir Oktober lalu setelah mendapat izin kunjungan dari Pengadilan Pusat Bi’r As Saba’, Rajab dapat menjenguk putranya di RS Hadassa untuk memenuhi harapan terakhir sang anak.

Rajab Al Thahan (49) adalah tawanan dari Silwan, Baitul Maqdis. Pada 29 Oktober 1998 ia ditangkap dan divonis penjara seumur hidup. Setelah melewati masa tawanan selama 13 tahun ia memperoleh kebebasan melalui kesepakatan Wafa Al Ahrar pada 18 Oktober 2011. Namun, ia kembali ditangkap pada 18 Juni 2014 dengan vonis penjara seumur hidup.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Akan Bangun 14.000 Hunian Ilegal di Wilayah Palestina Terjajah 1948
Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi Pukuli Petani Palestina dan Istrinya »