Buah ‘Rekonsiliasi’ Fatah-Hamas: Otoritas Palestina Malah Tegaskan Pulihnya Koordinasi Keamanan dengan Penjajah

10 November 2017, 10:13.
Foto: Shehab News Agency

Foto: Shehab News Agency

TEPI BARAT TERJAJAH, Jum’at (Shehab News Agency): Kepala Kepolisian Fatah di Tepi Barat, Mayjen Hazem Atallah menyatakan, mustahil membiarkan Brigade Al Qassam dengan senjatanya berada di Gaza. Dalam wawancara dengan wartawan asing di Ramallah ia mengatakan, “Wajib melucuti senjata Brigade Al Qassam demi suksesnya ‘rekonsiliasi’ Fatah-Hamas yang disepakati di Kairo bulan lalu.”

“Sementara itu dua pekan lalu koordinasi keamanan dengan pihak ‘Israel’ telah pulih total seperti sebelum 14 Juli lalu saat terjadi krisis detektor logam di gerbang Masjidil Aqsha,” lanjutnya.

Terkait senjata Al Qassam, Atallah kembali menekankan, “Kita sedang berbicara tentang otoritas presiden tunggal Palestina Mahmoud Abbas, yang berimplikasi pada pemerintahan tunggal, undang-undang tunggal, serta senjata tunggal. Maka, bagaimana mungkin kami dapat mengontrol keamanan di tengah rudal-rudal dan persenjataan lain ini? Ini mustahil dan tidak mungkin terjadi.”

“Bagaimana mungkin saya menjadi kepala keamanan di Gaza sedang saya tidak dapat mengontrol semuanya?” tegas Atallah.

Atallah menjelaskan, kepolisian Palestina yang sebelumnya mengontrol Gaza –sebelum Hamas memimpin wilayah itu sejak tahun 2007– akan kembali memimpin. Ia juga tegas menolak gagasan bergabung dengan kepolisian Gaza sekarang yang berada di bawah kepemimpinan Hamas. “Untuk mewujudkan itu dibutuhkan dana yang tidak sedikit karena anggaran kepolisian akan berlipat ganda,” kata Atallah.* (Shehab News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 17 Tahun Lalu, Bocah Palestina Pemberani Ini Lempari Tank Penjajah dengan Batu
Inilah Mantan Serdadu Zionis yang Jadi Mata-mata Harvey Weinstein »