Hayya Minta Pemerintah Otoritas Palestina Cabut Sanksi Gaza

14 November 2017, 21:21.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Selasa (PIC): Anggota Biro Politik Hamas, Khalil al-Hayya, Ahad (12/11) lalu meminta pemerintah Otoritas Palestina untuk mencabut sanksi yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza. Dalam pertemuan bertajuk “Hamas dan Pelajar” yang diselenggarakan Ahad lalu, di hadapan Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, Hayya menekankan pentingnya mencapai kemitraan politik di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Hayya menegaskan, masalah keamanan merupakan “garis merah” dan menyatakan faksi-faksi Palestina telah menandatangani Kesepakatan Kairo tahun 2011 bahwa koordinasi keamanan dengan penjajah ‘Israel’ merupakan “kejahatan” dan “pengkhianatan besar” berdasarkan hukum Palestina.

Petinggi Hamas itu menegaskan penolakan Hamas untuk mengakui ‘Israel’. Ia menyatakan, “Hamas tidak akan pernah mengakui ‘Israel’, baik kami bergabung dengan Organisasi Pembebasan Palestina ataupun tidak.”

Ia meminta pemerintah Otoritas Palestina mencabut sanksi yang diberlakukan atas Gaza pada April lalu yang berkaitan dengan pemutusan listrik, pasokan obat-obatan, rujukan berobat ke luar Gaza, memotong gaji para karyawan Otoritas Palestina di Gaza, dan memaksa beberapa di antara mereka untuk pensiun dini.

Perihal serangan-serangan yang kerap dilakukan ‘Israel’ dan agresi terakhir yang menargetkan terowongan perlawanan di bagian selatan Jalur Gaza, Hayya menjelaskan bahwa gerakan perlawanan Palestina akan merespon pada saat yang tepat.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Akan Hancurkan Enam Gedung Apartemen di Baitul Maqdis
Pelajar Palestina Ditangkap Penjajah Karena Bela Diri Saat Diserang Pemukim Ilegal Yahudi »