Parlemen ‘Israel’ Setujui Amendemen UU Demi Singkirkan Warga Palestina dari Baitul Maqdis

29 November 2017, 21:24.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Rabu (PIC): Komisi Perundang-undangan ‘Israel’, kemarin (28/11), menyetujui amendemen UU Baitul Maqdis, yang memungkinkan pemisahan kamp pengungsi Shuafat dan Kafr Aqeb dari Baitul Maqdis. Persetujuan ini merupakan langkah awal sebelum dilakukan pemungutan suara dalam rapat Knesset, setelah melalui pembacaan kedua dan ketiga. Disetujuinya amendemen UU ini bertujuan untuk mengurangi jumlah warga Palestina di Baitul Maqdis.

Sembilan anggota parlemen Knesset mendukung rencana itu, sementara tujuh anggota lain menolak. Demikian yang diberitakan sejumlah situs berita berbahasa Ibrani.

Perubahan UU yang diusulkan dua menteri penjajah, Naftali Bennett dan Ze’ev Elkin, itu akan memungkinkan penjajah Zionis menjadikan kamp Shuafat dan Kafr Aqeb yang terletak di balik dinding pemisah, kawasan terisolasi. Dengan demikian, jumlah warga Palestina di Baitul Maqdis akan semakin sedikit sehingga proyek Yahudisasi semakin lancar dan terjadi perubahan demografi di Baitul Maqdis. Selain itu, jika kedua wilayah tersebut dipisahkan dari Baitul Maqdis maka pemerintah kota ‘Israel’ di Baitul Maqdis tidak akan lagi memberikan pelayanan publik.

Ada sekitar 140.000 warga Palestina di kamp pengungsi Shuafat dan Kafr Aqeb, yang sebagian besar tidak memiliki “kartu identitas biru”.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

 

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Gerombolan Serdadu Zionis Tangkap Penjaga Masjidil Aqsha
Warga Palestina Gugur Ditembak Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi »