Meski Terlibat Skandal Korupsi, Menteri Intelijen ‘Israel’ Tegaskan Terus Dukung Netanyahu

1 December 2017, 11:20.
Benyamin Netanyahu memimpin rapat kabinet mingguan di Baitul Maqdis, Ahad, 19 November 2017. Foto: Associated Press

Benyamin Netanyahu memimpin rapat kabinet mingguan di Baitul Maqdis, Ahad, 19 November 2017. Foto: Associated Press

NEW YORK, Jum’at (Daily Sabah): Menteri Intelijen ‘Israel’ Yisrael Katz mengatakan, ia berencana untuk melanjutkan PM Benyamin Netanyahu yang kini terlibat dalam skandal korupsi dan penyelidikan polisi. Namun Katz mengatakan dalam wawancara dengan Associated Press (AP) Kamis lalu ia berharap Netanyahu akan mampu terus sebagai perdana menteri, dan “awan yang meliputinya sekarang akan berlalu.”

Pihak penyelidik ‘Israel’ telah memeriksa Netanyahu enam kali atas serangkaian skandal korupsi dan mantan ajudan yang kini menjadi saksi melawan Netanyahu. Netanyahu telah berulang kali menyangkal pelanggaran apapun dan menyebut tuduhan-tuduhan itu sebagai upaya untuk menjatuhkan dirinya yang diatur oleh media yang berseteru.

Perihal masalah lain, Katz mengatakan itu terserah Presiden Donald Trump apakah akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis. Akan tetapi, ia mengatakan: “Saya optimis itu (pemindahan Kedubes AS-red) akan terjadi.” *(Daily Sabah | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Sejumlah Anggota Knesset Berupaya Loloskan RUU yang Hukum Relawan BDS
3 Warga Palestina Terluka Akibat Serangan Bom ‘Israel’ ke Jalur Gaza »