Tak Pandang Bulu, Penjajah Zionis Juga Siksa Tawanan Penyandang Disabilitas

2 December 2017, 21:58.
Foto: Ma'an News Agency

Foto: Ma’an News Agency

GAZA, Sabtu (Ma’an News Agency): Kepala Bidang Studi dan Dokumentasi di Lembaga Urusan Tawanan dan Eks Tawanan, Farwanah, mengatakan bahwa otoritas penjajah Zionis tidak memasukkan warga Palestina penyandang disabilitas dalam daftar pengecualian sasaran tangkap. Tercatat sejumlah warga Palestina penyandang disabilitas ditangkap penjajah Zionis saat dalam perjalanan untuk berobat. Sesudah ditangkap, mereka tetap diperlakukan kasar seperti tawanan lainnya.

Ada ratusan penyandang cacat yang hingga kini masih mendekam di penjara penjajah Zionis, tanpa memerhatikan hak dan kebutuhan mereka. Penderitaan mereka berlapis-lapis, yakni merasakan derita penawanan dan kasarnya perlakuan yang mereka terima, serta derita sakit yang mereka alami.

Farwanah menjelaskan, berdasarkan data statistik, jumlah warga Palestina penyandang disabilitas yang disekap penjajah Zionis semakin meningkat. Hal itu terjadi setelah meletusnya Intifadhah Al-Quds. Mereka diperlakukan sama seperti tawanan lainnya; disiksa, ditelantarkan, dan tidak mendapat pengobatan yang layak.

Pernyataan Farwanah itu dirilis menjelang peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember. Pada tahun 1992, PBB menetapkan 3 Desember sebagai Hari Penyandang Disabilitas Internasional demi meningkatkan pemahaman serta kepedulian terhadap hak-hak mereka. Oleh karena itu, Farwanah menyerukan kepada segenap masyarakat internasional agar peduli terhadap mereka dengan cara terlibat dalam aksi nyata membela, memenuhi kebutuhan, memperjuangkan hak-hak mereka, serta bergerak untuk menekan otoritas penjajah Zionis agar segera membebaskan mereka.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Dokumen Rahasia Inggris Ungkap Rencana Mubarak Tampung Warga Palestina di Mesir
Kesaksian Miliarder Australia Kuatkan Bukti Netanyahu Terlibat Skandal Korupsi »