Hamas Hargai Sikap Erdogan Terkait Baitul Maqdis

6 December 2017, 21:32.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bereaksi keras atas laporan bahwa Trump bisa juga memutuskan untuk mengakui Baitul Maqdis sebagai ibukota ‘Israel’. “Mr. Trump, Baitul Maqdis adalah garis merah bagi Muslimin,” kata Erdogan dalam rapat kelompok parlementer Partai Keadilan dan Pembangunan (AK).

“Kita meminta kepada AS sekali lagi. Kalian tidak bisa mengambil langkah seperti ini.”

Erdogan juga memperingatkan bahwa jika AS melakukan itu, Turki akan memutuskan hubungan diplomatik dengan ‘Israel’. Ia menegaskan bahwa Baitul Maqdis tidak dapat diganggu gugat bagi Muslimin, ia menyatakan mengabaikan itu akan memiliki konsekuensi serius.

Menurut Gedung Putih, hari ini (6/12) Trump akan mengumumkan keputusannya apakah AS akan mengakui kota Baitul Maqdis sebagai ibukota ‘Israel’.

Hamas menghargai sikap Turki dalam melawan rencana Amerika Serikat untuk merelokasi kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis. Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri, kemarin (5/12), mengungkapkan, “Sikap otoritas Turki dan rakyat Turki yang mulia ini merupakan refleksi dari kepemimpinan dan dukungannya atas masalah rakyat Palestina,” kata Abu Zuhri kepada kantor berita Anadolu.

Langkah yang diambil AS itu “sangat serius” dan menargetkan keyakinan serta tempat suci kaum Muslimin, ungkapnya.

Presiden AS Donald Trump kemarin (5/12) memberitahu Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengenai keinginannya memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis. Demikian pemberitaan kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Baitul Maqdis tetap berada di inti konflik Palestina-‘Israel’, karena warga Palestina berharap bahwa Timur Baitul Maqdis –yang kini dijajah oleh ‘Israel– akhirnya akan menjadi ibukota negara Palestina di masa datang.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Turki: Rencana Pemindahan Kedubes AS ke Baitul Maqdis Akan Lemahkan Upaya Perdamaian
Trump Klaim Baitul Maqdis Sebagai Ibukota ‘Israel’ »