Parlemen ‘Israel’ Setujui RUU Larangan Serahkan Jenazah Syuhada Palestina

8 March 2018, 15:56.
Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Komite Urusan Internal Knesset Senin (5/3) lalu menyetujui pembahasan pertama RUU yang bertujuan melarang otoritas Zionis menyerahkan jenazah-jenazah warga Palestina yang tewas oleh serdadu Zionis untuk dimakamkan keluarga mereka. Demikian pemberitaan Quds Press, Selasa (6/3) lalu. RUU, yang diprakarsai oleh Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan, itu memperoleh persetujuan parlemen awal pada 27 Februari dengan 57 suara, 11 menolak dan sisanya abstain.

Menurut Quds Press, otoritas Zionis takut akan kemungkinan bahwa pemakaman warga Palestina yang tewas oleh ‘Israel’ akan mengarah pada penghasutan melawan penjajah Zionis. Untuk mencegah hal itu, RUU tersebut juga memberikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebelum pemakaman diselenggarakan.

Syarat-syarat itu termasuk membatasi dan mengidentifikasi orang yang bertakziah dalam upacara pemakaman, mengidentifikasi rute, tanggal dan waktu prosesi pemakaman, membatasi barang-barang yang mungkin dibawa, serta memberlakukan setoran uang untuk memastikan bahwa seluruh syarat sudah dipenuhi. Hanya Mahkamah Agung yang memiliki wewenang untuk mempertanyakan atau menentang perintah pihak keamanan Zionis mengenai hal-hal tersebut.

RUU –yang memerlukan dua tahap pembahasan lagi sebelum menjadi UU– itu muncul setelah Mahkamah Agung memutuskan permohonan yang meminta pihak keamanan ‘Israel’ untuk menyerahkan jenazah tiga warga Palestina, yang membunuh dua serdadu Zionis tahun lalu.

Penjajah Zionis telah menghalangi pelepasan jenazah sedikitnya 253 warga Palestina, termasuk 16 sejak Oktober 2015. Para pengamat menunjukkan bahwa ‘Israel’ menggunakan masalah ini untuk menekan perlawanan warga Palestina dan belakangan ini menggunakannya sebagai “alat” untuk memulangkan para serdadu Zionis yang ditangkap di Gaza saat agresi ‘Israel’ ke kawasan tersebut pada musim panas 2014.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Akankah Orang Kepercayaan Ketiga Netanyahu Berbalik Melawannya?
Terlibat Permukiman Ilegal ‘Israel’, Pengelola Dana Pensiun Denmark Depak Motorola »