Pria Palestina Pingsan Karena Antre Berjam-jam di Pos Pemeriksaan ‘Israel’

9 March 2018, 10:24.
Sumber: MEMO

Sumber: MEMO

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Seorang pria Palestina sesak nafas pada Senin (5/3) pagi saat mengantre di koridor sempit Pos Pemeriksaan 300 di kota Bayt Lahm, selatan Tepi Barat terjajah, dimana ratusan pekerja sedang menunggu untuk lewat menuju tempat kerja mereka yang berada di luar ‘Israel’.

Rekaman video insiden tersebut menunjukkan kerumunan pekerja menggotong tubuh pria tersebut di atas kepala mereka ke arah pintu keluar untuk dibawa ke rumah sakit menjalani perawatan. Identitas pria tersebut masih belum diketahui.

Ratusan warga Palestina menunggu di pos pemeriksaan ‘Israel’ setiap pagi untuk bekerja di wilayah Palestina yang kini diklaim sebagai ‘Israel’. Mereka terpaksa harus menunggu dalam cuaca dingin, atau ekstrem panas selama musim panas saat dokumen kerja mereka diproses oleh serdadu Zionis yang beroperasi sekehendak mereka sendiri. Karena prosesnya bisa memakan waktu berjam-jam, warga Palestina kerap datang ke pelintasan sejak pukul 4 pagi agar bisa jadi yang pertama dalam antrean dan sampai di tempat kerja mereka tepat waktu.

Sejumlah LSM mengungkapkan, pos-pos pemeriksaan secara teratur ditutup saat hari-hari raya Yahudi dan sebagai alat hukuman kolektif bagi warga Palestina. Tentu saja ini mencekik ekonomi dan mengakibatkan warga Palestina kehilangan pekerjaan mereka, atau terlambat datang ke sekolah. Pun, memperburuk tingkat kemiskinan di Tepi Barat terjajah.

Pos pemeriksaan 300 dibangun pada 2005 sepanjang dua kilometer di dalam Jalur Hijau. Padahal, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa Tembok Pemisah adalah ilegal pada 2004.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Kata Politisi ‘Israel’ pada Muslimin: Ganti ‘Allahu Akbar’ dengan ‘Israel Akbar’
‘Pasar Murah’ Qatar untuk Warga Miskin di Gaza »