Serdadu Zionis Pukuli Remaja Palestina untuk Paksa Pengakuan

13 March 2018, 21:28.
Gerombolan serdadu Zionis membawa remaja Palestina ke tahanan di Tepi Barat pada 20 Desember 2017. Foto: Nedal Eshtayah/Anadolu Agency

Gerombolan serdadu Zionis membawa remaja Palestina ke tahanan di Tepi Barat pada 20 Desember 2017. Foto: Nedal Eshtayah/Anadolu Agency

LONDON, Selasa (Middle East Monitor): Seorang detektif ‘Israel’ “didakwa karena memukuli remaja Palestina untuk memaksa pengakuan atas pelemparan batu ke arah mobil-mobil yang dikendarai oleh warga ‘Israel’”, lapor Haaretz.

Surat kabar tersebut menekankan bahwa “terlepas dari beratnya pelanggaran tersebut, departemen Kementerian Kehakiman yang menyelidiki si detektif hanya mendakwanya dengan kejahatan penyerangan ringan”, yakni serangan biasa, yang hanya memberikan hukuman maksimal dua tahun penjara.

Padahal, detektif tersebut “bisa saja didakwa dengan sejumlah pelanggaran serius, termasuk serangan berat, yang bisa menghasilkan masa tahanan tiga atau empat tahun penjara”. Tak hanya hukuman yang ringan, ia juga tidak diskors dari tugas aktif.

Insiden pemukulan remaja Palestina oleh detektif Zionis itu mengemuka tatkala “rekaman suara interogasi di bawah tekanan ditemukan di berkas kasus polisi yang diberikan kepada pengacara tersangka” –sebuah rekaman yang “agaknya tidak disengaja”, ungkap Haaretz.

“Dalam rekaman tersebut, detektif Yehuda Gigi bisa terdengar memukuli remaja Palestina, yang berusia sekitar 17 tahun itu.” Karena terus dipukuli, pemuda Palestina itu terpaksa memberikan pengakuan yang diinginkan si detektif. “Saya memberi pengakuan karena ia memukuli saya,” kata remaja tersebut kepada pengacaranya. Itu pun ia katakan setelah sang pengacara bertanya padanya usai mendengarkan rekaman tersebut. Pemuda Palestina itu divonis 10 bulan penjara oleh pengadilan militer ‘Israel’.

Pemukulan itu terjadi pada November 2016, ketika remaja tersebut dan sepupunya, yang berasal dari Salfit dekat permukiman ilegal Ariel, ditangkap karena dituduh melempari kendaraan pemukim ilegal Yahudi dengan batu.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Sekjen PBB: 2017 Tahun Paling Mematikan Bagi Anak-anak Suriah
Ada Rencana Terselubung di Balik Blokade Kota Hizma »