Pesan Syaikh Raed Salah dari Penjara untuk Rakyat Palestina

6 April 2018, 21:58.
Syaikh Raed Salah (tengah) di pengadilan, 28 Maret 2018. Foto: Stringer/Anadolu Agency

Syaikh Raed Salah (tengah) di pengadilan, 28 Maret 2018. Foto: Stringer/Anadolu Agency

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Ketua Gerakan Islam di Palestina terjajah, Syaikh Raed Salah, mengirimkan pesan dari dalam selnya kepada rakyat Palestina, yang menjelaskan kondisi dan situasi yang ia hadapi di dalam penjara.

“Kita tidak mau ditahan di penjara, tapi jika itu terjadi pada kita kemudian kita yakin akan kekuasaan Allah untuk melindungi kita, maka kita harus menghadapi dan menanggung konsekuensinya,” kata Syaikh Salah dalam surat yang ia berikan kepada pengacaranya. Ia juga menekankan, “Saya yakin, insya Allah, kita di ambang kemenangan pertempuran ini,” ujarnya, mengacu pada konflik Palestina dengan ‘Israel’. “Saya selalu berdoa kepada Allah agar memilihkan yang terbaik bagi saya,” pungkasnya.

Syaikh Salah ditangkap di rumahnya pada 25 Agustus 2017 dan didakwa sembilan hari kemudian oleh Penuntut Umum ‘Israel’. Ia didakwa atas 12 dakwaan, termasuk melanggar hukum dan menghasut teror.

Pengadilan ‘Israel’ di Haifa memutuskan bahwa ia akan tetap berada di penjara hingga akhir proses peradilan terhadapnya. Tim pembela hukumnya mengajukan banding atas keputusan tersebut, tapi permohonan banding ditolak oleh pengadilan.

Ia sebelumnya telah dibebaskan pada 17 Januari 2016 setelah mendekam sembilan bulan di penjara. Meski bebas, penjajah Zionis tetap membatasi pergerakannya, termasuk larangan bepergian dan larangan memasuki Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsha.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Lagi, 2 Warga Gugur Ditembak Serdadu Zionis Saat Demonstrasi di Perbatasan Gaza
Warga Kembali Berdemo di Perbatasan Gaza, Serdadu Zionis Masih Terus Tembaki Mereka »