Rezim Suriah Serang Douma dengan Gas Beracun

8 April 2018, 16:34.
Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

DOUMA, Ahad (Middle East Eye): Sedikitnya 11 orang kesulitan bernafas setelah serangan udara di kota Douma, kemarin (7/4). Hal itu diungkapkan kelompok monitoring, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR). SOHR menyatakan, serangan udara di sisi utara kota tersebut mengakibatkan 11 orang, termasuk lima anak-anak “mati lemas dan sulit bernafas.” SOHR mengatakan pada AFP tidak bisa menentukan alasan  gejala-gejala tersebut, tapi tim penyelamat White Helmets mengatakan Douma digempur dengan gas beracun.

Syrian American Medical Society (SAMS) mengatakan bahwa staf medis yang mereka sokong di dalam telah melaporkan penggunaan klorin. “Saya berbicara dengan salah seorang dari dokter-dokter yang ada di dalam kota tersebut, ia mengatakan pada saya…mereka menerima sejumlah korban dengan gejala akibat gas klorin,” kata direktur advokasi SAMS Mohammad Katoub, yang berbasis di Turki.

Pasukan pemerintah Suriah kembali mengebom Douma sejak Jum’at (6/4). SOHR mengatakan sedikitnya 40 warga sipil tewas, termasuk delapan anak-anak, dan bahkan lebih banyak lagi yang terluka. “Pengeboman masih belum berhenti. Ada tiga pesawat tempur di langit dan dua helikopter,” kata Firas al-Doumi, salah seorang tim penyelamat di dalam Douma kepada AFP pada Sabtu pagi.

Sejak 18 Februari, serangan rezim telah menewaskan lebih dari 1.600 warga sipil dan membuat warga meringkuk di ruang bawah tanah selama berminggu-minggu. Serangan darat kemudian membagi area tersebut menjadi tiga daerah yang terisolasi.

Assad berhasrat besar merebut kembali Ghouta untuk menyingkirkan mujahidin dari daerah pinggiran kota Damaskus.

Kembali terjadinya serangan mengejutkan warga sipil. “Tiba-tiba, tanpa peringatan, pengeboman dimulai. Ada 20 serangan dalam 15 menit,” kata Mohammed, seorang petugas medis, kepada AFP dari Douma pada Jum’at lalu.

Mereka yang terluka menderita patah tulang dan cedera lainnya, serta ada tiga yang diamputasi pada Jum’at, katanya.

Pasukan Suriah juga melakukan operasi darat pada Jum’at lalu di kebun-kebun buah di sekitar Douma.

Pada Sabtu (7/4), tembakan artileri menghantam ladang-ladang, ungkap SOHR. “Rezim berupaya untuk memperketat perangkap di sekitar Douma dari barat, timur, dan selatan,” kata Ketua SOHR Rami Abdel Rahman.* (Middle East Eye | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Foto: Twitter (@S_R_L_W)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Warga Kembali Berdemo di Perbatasan Gaza, Serdadu Zionis Masih Terus Tembaki Mereka
Rezim Suriah Gempur Rumah Sakit dan Apartemen di Douma dengan Senjata Kimia, 70 Orang Tewas »