Penjajah Zionis Desak Hukum Mereka yang Rekam Kejahatan Serdadunya

13 April 2018, 20:37.
Para demonstran Palestina berlindung setelah serdadu Zionis menembakkan gas airmata saat melakukan aksi ‘Great March of Return’ di Gaza pada 4 April 2018. Foto: Ashraf Amra/Apaimages

Serdadu Zionis menembakkan gas airmata ke arah para demonstran Palestina yang sedang melakukan aksi ‘Great March of Return’ di Gaza pada 4 April 2018. Foto: Ashraf Amra/Apaimages

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Partai sayap kanan ‘Israel’ Yisrael Beiteinu mendesak dibuatnya UU baru untuk menghukum mereka yang mendokumentasikan aktivitas para serdadu Zionis selama dinas militer mereka.

Channel 7 ‘Israel’ memberitakan, rancangan undang-undang (RUU) ini akan mendesak siapapun yang memfilmkan para serdadu Zionis saat dinas militer mereka diberikan masa hukuman penjara setahun dan akan meningkat hingga 10 tahun jika isinya dianggap masuk kategori “merugikan keamanan ‘Israel’”.

RUU tersebut juga melarang publikasi rekaman video di media sosial atau membagi-bagikannya kepada media massa. Partai yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman itu mengusulkan RUU ini setelah beredar rekaman video yang menunjukkan serdadu Zionis bersorak saat rekan-rekan mereka menembak para pendemo Palestina yang melakukan aksi damai di Jalur Gaza yang terblokade.

“Ini saatnya untuk mengakhiri aktivitas organisasi-organisasi sayap kiri yang beberapa hari terakhir memfilmkan serdadu yang membantu mendelegitimasi ‘Israel’,” demikian saluran TV ‘Israel’ itu mengutip sumber-sumber dari partai Yisrael Beiteinu.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Konferensi Internasional Baitul Maqdis di Ramallah
Mufti Besar Palestina Larang Penjualan Properti di Baitul Maqdis »