Kesehatan Tawanan Palestina di Penjara ‘Israel’ Memburuk

16 April 2018, 22:36.
Warga Palestina menggelar demonstrasi untuk mendukung para tawanan Palestina di penjara-penjara ‘Israel’, di luar kantor Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di Gaza. Foto: Mustafa Hassona/Anadolu Agency

Warga Palestina menggelar demonstrasi untuk mendukung para tawanan Palestina di penjara-penjara ‘Israel’, di luar kantor Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di Gaza. Foto: Mustafa Hassona/Anadolu Agency

LONDON, Senin (Middle East Monitor): Kondisi kesehatan para tawanan Palestina yang mendekam di penjara-penjara ‘Israel’ memburuk, ungkap Komite Urusan Tawanan dan Eks-Tawanan dalam sebuah laporan, kemarin (15/4). Sebagian besar tawanan Palestina yang sakit ditawan di penjara Al-Ramla yang sangat padat, ungkap Komite. Para tawanan tidak menerima pelayanan kesehatan dan perawatan yang dibutuhkan untuk kondisi mereka.

Para tawanan penyandang disabilitas juga tidak mampu menggunakan toilet dan fasilitas lain tanpa bantuan dari tawanan lainnya. Komite juga menyatakan bahwa ada sekitar 6.500 tawanan Palestina di dalam 22 penjara ‘Israel’, termasuk sekitar 400 tawanan yang memiliki kondisi medis yang sangat membutuhkan perawatan, 400 ditawan dengan penahanan administratif, 350 anak-anak di bawah umur dan 57 wanita.

Pengadilan ‘Israel’ baru-baru ini memutuskan bahwa Shadi Farah (15) bisa menjalani sisa dua tahun masa hukumannya di lapas remaja setelah jaksa ‘Israel’ menuntut ia dipindahkan ke penjara untuk orang dewasa. Farah ditawan pada 30 Desember 2015 dan seharusnya dibebaskan pada akhir tahun lalu, namun pengadilan tidak mempertimbangkan tahun yang ia habiskan di penjara sebelum ia divonis.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Hamas: Abbas Tuntut Hamas Lucuti Senjata Adalah ‘Bantuan Gratis bagi Penjajah Zionis’
Petugas Kebersihan Ini Gugur Ditembak Snipers Penjajah Saat Ikut Demo di Perbatasan Gaza »