Penjajah Zionis Larang Imam Masjidil Aqsha Masuk ke Tepi Barat

11 May 2018, 17:32.
Imam Masjidil Aqsha, Syaikh Ikrimah Sabri. Foto: Facebook

Imam Masjidil Aqsha, Syaikh Ikrimah Sabri. Foto: Facebook

LONDON, Jum’at (Middle East Monitor): Intelijen penjajah Zionis kemarin (10/5) melarang Imam Masjid Al-Aqsha, Syaikh Ikrimah Sabri, memasuki Tepi Barat terjajah selama empat bulan. Menurut putra syaikh, Ammar, Sabri dipanggil ke kantor keamanan penjajah Zionis di Baitul Maqdis kemarin pagi.

“Otoritas ‘Israel’ menyerahkan surat perintah pengadilan yang melarangnya memasuki Tepi Barat selama empat bulan dengan dalih ‘dicurigai terlibat dengan organisasi teroris yang mengganggu keamanan ‘Israel’,” ungkap Ammar.

Awal bulan ini, otoritas penjajah ‘Israel’ mengeluarkan larangan bepergian selama sebulan terhadap Sabri.

Imam Masjidil Aqsha itu mengatakan pada situs berita Palestinian Information Centre bahwa larangan yang “bersifat menekan, ilegal, dan sewenang-wenang” itu bisa diperpanjang selama empat bulan lagi.

Sabri menambahkan, itu merupakan surat perintah kelima serupa yang dikeluarkan terhadapnya selama beberapa tahun terakhir.

Sabri telah sejak lama menyerukan warga Palestina untuk bangkit melindungi Masjid Al-Aqsha dan melawan penjajahan Zionis ‘Israel’.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« UNRWA: Turki Donasikan 10 Juta Dolar untuk Palestina
Seorang Warga Palestina Gugur dalam Demonstrasi Jum’at Terakhir Sebelum Peringatan Nakba »