Lebih dari 1.000 Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjidil Aqsha, Serang Penjaganya

14 May 2018, 11:39.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Senin (PIC): Lebih dari 1.000 pemukim ilegal Yahudi menyerbu Masjidil Aqsha sejak pagi pada Ahad (13/5) dengan kawalan ketat serdadu penjajah Zionis. Sumber-sumber setempat mengatakan pada wartawan PIC bahwa terjadi ketegangan di Al-Aqsha, terutama karena para pemukim ilegal Yahudi, rabi dan para pemimpin penjajah Zionis mengunjungi Masjidil Aqsha sepanjang hari untuk merayakan apa yang mereka sebut “Hari Reunifikasi Baitul Maqdis”. Perayaan yang bertujuan untuk menekankan bahwa Baitul Maqdis adalah ibukota abadi ‘Israel’.

Wartawan PIC memberitakan, serdadu Zionis menyerang sekelompok penjaga Masjidil Aqsha karena memprotes para pemukim ilegal Yahudi yang melakukan ritual Talmud dan aksi provokatif di tempat suci ummat Islam itu.

Pejabat media di Departemen Wakaf Islam, Firas al-Dibis, mengatakan situasi semakin memburuk ketika serdadu Zionis membuka Gerbang Al-Maghariba agar lebih banyak pemukim ilegal Yahudi bisa masuk.

Kelompok-kelompok Temple Mount menyerukan penyerbuan massal ke Masjidil Aqsha di media sosial untuk memperingati penjajahan ‘Israel’ atas Baitul Maqdis.

Para pemukim ilegal Yahudi pada 13 Mei merayakan peringatan ke-51 penjajahan bagian timur dari Baitul Maqdis saat perang 1967.

Sebelum 1967, Baitul Maqdis dibagi menjadi dua bagian: bagian barat, yang dikuasai oleh ‘Israel’, dan bagian timur oleh Yordania. Penjajah Zionis menjajah bagian barat Baitul Maqdis, yang meliputi 84,1% daerah tersebut, pada 1948. Sementara bagian timur, yang hanya mewakili 11,5% daerah kota tersebut, tetap dikelola oleh Yordania hingga 1967. Bagian sisanya dideklarasikan sebagai zona demiliterisasi yang dikendalikan PBB.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 70 Tahun Nakbah; Cita-cita Pulang Kampung Rakyat Palestina
Hamas: Serbuan ke Masjidil Aqsha, Vandalisme yang Dilindungi AS »