Turki Umumkan 3 Hari Berkabung atas Gugurnya Syuhada di Gaza

15 May 2018, 10:12.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

ANKARA, Selasa (Anadolu Agency): Pemerintah Turki mengumumkan tiga hari berkabung sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina untuk mengenang syuhada yang gugur kemarin (14/5). Wakil Perdana Menteri Bekir Bozdag mengumumkan hal itu Senin (14/5) malam usai pertemuan Dewan Menteri di Ankara.

Dalam kesempatan itu Bozdag mengatakan, Amerika Serikat telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dengan membuka kedutaannya di Baitul Maqdis kemarin (14/5). “Hari ini akan dikenang dalam sejarah sebagai Senin Berdarah bagi Muslimin dan negara-negara Islam,” kata Bozdag.

Ia juga mengatakan Turki telah menyerukan pertemuan darurat Organisasi Kerjasama Islam, yang akan diselenggarakan pada Jum’at (18/5).

“Status historis dan spiritual Baitul Maqdis tidak akan pernah berubah. Seperti sebelumnya, Baitul Maqdis akan terus menjadi ibukota Palestina merdeka,” katanya.

Bozdag juga menyatakan bahwa pemerintah Turki menarik kembali dubesnya di Tel Aviv dan Washington untuk berkonsultasi.

Sekitar 58 warga Palestina gugur akibat tembakan serdadu Zionis pada Senin –dan ribuan lainnya terluka– saat berdemonstrasi di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza.

Ribuan warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Jalur Gaza sejak Senin pagi untuk berpartisipasi dalam aksi protes yang bertujuan memperingati Nakba dan memprotes relokasi Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

Aksi protes yang dijuluki “Great March of Return” akan mencapai puncaknya hari ini, 15 Mei, yang merupakan peringatan ke-70 Nakba.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Saat Kedubes AS Dibuka di Baitul Maqdis, Penjajah Zionis Bunuhi 58 dan Lukai 2.700 Orang di Gaza
Tokoh Rasis Hadiri Pembukaan Kedubes AS di Baitul Maqdis »