Korban Gugur di Perbatasan Gaza Jadi 60, Termasuk Seorang Bayi dan Pemuda Disabilitas

15 May 2018, 19:25.
Warga Palestina mengangkat pendemo yang terluka oleh serdadu Zionis di dekat perbatasan Gaza dengan wilayah Palestina terjajah 1948 di Rafah, Gaza pada 14 Mei 2018. Foto: Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency

Warga Palestina membantu pendemo yang terluka oleh serdadu Zionis di dekat perbatasan Gaza dengan wilayah Palestina terjajah 1948 di Rafah, Gaza pada 14 Mei 2018. Foto: Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency

GAZA, Selasa (Anadolu Agency | PIC): Jumlah warga Palestina yang gugur akibat tembakan serdadu Zionis pada Senin (14/5) saat melakukan aksi protes di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza menjadi 60 dan sekitar 2.771 terluka, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Di antara yang gugur adalah Fadi Abu Salah, aktivis Palestina penyandang disabilitas yang terluka parah selama operasi “Cast Lead” ‘Israel’ pada 2008/2009 dan seorang bayi berusia delapan bulan.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, bayi bernama Laila Al-Ghandour itu dinyatakan meninggal dunia hari ini akibat menghirup gas airmata berlebihan. Serdadu Zionis menjatuhkan drone bom-bom gas airmata ke arah para pendemo Palestina di sepanjang perbatasan, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf al-Qidrah menyatakan, di antara korban yang gugur terdapat remaja berusia 18 tahun. Dari sekitar 2.771 orang yang terluka, 76 kasus di ambang kematian, 54 lainnya dalam kondisi kritis, dan sekitar 1.359 pendemo terluka karena tembakan amunisi tajam. Kementerian mendesak tindakan cepat untuk memasok rumah-rumah sakit di Gaza dengan obat-obatan dan rujukan medis ke luar Gaza yang terblokade.

Hari ini, Selasa 15 Mei merupakan peringatan ke-70 Nakba Palestina atau Bencana Besar dan puncak dari aksi protes Great March of Return di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan wilayah Palestina terjajah 1948.* (Anadolu Agency | PIC)

Fadi Abu Salah. Foto: Anadolu Agency

Fadi Abu Salah. Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

Fadi Abu Salah. Foto: Anadolu Agency

Laila Anwar Ghandour, 15 Mei 2018. Foto: Reuters/Mohammed Salem

Laila Al-Ghandour, 15 Mei 2018. Foto: Reuters/Mohammed Salem

Laila Anwar Ghandour. Foto: Reuters/Mohammed Salem

Laila Al-Ghandour. Foto: Reuters/Mohammed Salem

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Amerika Serikat Buka Kedubes di Baitul Maqdis, Inilah Negara-negara yang Hadir
‘Diusir’, Hari Ini Dubes ‘Israel’ Tinggalkan Turki »