‘Diusir’, Hari Ini Dubes ‘Israel’ Tinggalkan Turki

16 May 2018, 18:22.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

ANKARA, Rabu (Anadolu Agency): Eitan Naeh, Duta Besar ‘Israel’ di Ankara, meninggalkan Turki hari ini (16/5) atas permintaan negara tersebut setelah para serdadu Zionis ‘Israel’ melakukan kekerasan membabi buta dan menembak mati para demonstran Palestina di sepanjang perbatasan Gaza. Ditemani oleh pengawal pribadinya dan sejumlah pejabat konsulat, Naeh menuju Tel Aviv dari Bandara Internasional Ataturk Istanbul pada pukul 11.30 waktu setempat dengan pesawat carter Turkish Airlines.

Turki kemarin (15/5) “mengusir” Duta Besar ‘Israel’, ungkap sumber diplomatik. Kementerian Luar Negeri Turki memanggil Duta Besar Eitan Naeh dan mengatakan padanya bahwa akan “lebih baik” baginya untuk kembali ke ‘Israel’ untuk “sementara waktu”, ungkap sumber, yang menolak disebutkan namanya terkait batasan-batasan untuk berbicara kepada media.

Sedikitnya 62 pendemo Palestina syahid dan ratusan lainnya terluka oleh serdadu Zionis bersenjata di sepanjang perbatasan Gaza pada Senin (14/5), menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Ribuan warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Jalur Gaza sejak Senin pagi untuk ambil bagian dalam aksi protes yang bertujuan memperingati Hari Nakba dan memprotes relokasi Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis.

Sejak aksi protes –yang dijuluki “Great March of Return” – dimulai pada 30 Maret, lebih dari 100 demonstran Palestina syahid karena tembakan serdadu Zionis, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. Aksi tersebut mencapai puncaknya pada Selasa (15/5), yakni pada peringatan ke-70 Nakba Palestina.

Pekan lalu, otoritas penjajah Zionis menyatakan aksi protes di perbatasan Gaza itu merupakan “keadaan perang” sehingga hukum kemanusiaan internasional tidak berlaku.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Korban Gugur di Perbatasan Gaza Jadi 60, Termasuk Seorang Bayi dan Pemuda Disabilitas
Penjajah Zionis, Mesir Tak Izinkan Pesawat Turki Angkut Warga Palestina yang Terluka »