Sepanjang Mei, 2.786 Bayi Lahir dan 319 Orang Meninggal Dunia di Jalur Gaza

5 June 2018, 11:22.
Warga Palestina berduka atas kematian Laila Anwar Ghandour. Bayi berusia delapan bulan itu meninggal dunia akibat menghirup gas airmata berlebihan yang ditembakkan serdadu Zionis saat demonstrasi “Great March of Return” di perbatasan Gaza. Foto: Mustafa Hassona/Anadolu Agency

Warga Palestina berduka atas kematian Laila Anwar Ghandour. Bayi berusia delapan bulan itu meninggal dunia akibat menghirup gas airmata berlebihan yang ditembakkan serdadu Zionis saat demonstrasi “Great March of Return” di perbatasan Gaza. Foto: Mustafa Hassona/Anadolu Agency

LONDON, Selasa (Middle East Monitor): Jalur Gaza menyaksikan 2.786 kelahiran baru, sementara 319 orang meninggal dunia pada Mei lalu. Hal itu diungkapkan Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Palestina, Ahad (3/6) lalu. Jumlah kelahiran bayi perempuan melebihi kelahiran bayi laki-laki di berbagai wilayah Gaza, yakni 1.652 anak perempuan lahir (59 persen dari total kelahiran), dibandingkan dengan 1.134 kelahiran anak laki-laki.

Sekitar 65 persen dari mereka yang meninggal dunia pada bulan Mei adalah laki-laki, ungkap otoritas catatan sipil.

Lebih dari 65 warga Palestina tewas dalam satu hari pada bulan Mei saat mereka berunjuk rasa memprotes pembukaan kedubes AS di Baitul Maqdis terjajah. Penjajah Zionis menggunakan amunisi tajam dan gas airmata untuk membubarkan demonstran tak bersenjata, membunuh banyak demonstran dan melukai ratusan lainnya.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Pengamat: Lobi Yahudi yang Bikin Lira Jatuh
Sedang Baca Al-Qur’an di Masjidil Aqsha, 12 Jamaah Ditangkap Serdadu Zionis »