Serdadu Zionis Las Pintu Depan Rumah Warga Palestina, Tahan Penghuni Dalam Rumah

8 June 2018, 10:59.
Serdadu Zionis memeriksa identitas tiga warga Palestina pada 21 Maret 2017, di Kota Tua Al-Khalil. Foto: Arsip Ma’an News Agency

Serdadu Zionis memeriksa identitas tiga warga Palestina pada 21 Maret 2017, di Kota Tua Al-Khalil. Foto: Arsip Ma’an News Agency

AL-KHALIL, Jum’at (Ma’an News Agency): Sebuah keluarga Palestina terkurung di dalam rumah mereka dan dipaksa untuk pergi melalui jendela yang rusak setelah gerombolan serdadu Zionis mengelas pintu depan rumah mereka dan menahan mereka di dalam rumah, di selatan Tepi Barat terjajah distrik Al-Khalil, pada Kamis (7/6) pagi. Insiden tersebut terjadi di jalan Al-Syuhada di Kota Tua Al-Khalil, salah satu jalan paling termiliterisasi di Tepi Barat terjajah.

Samer Yusri Zahida mengatakan pada Ma’an bahwa gerombolan serdadu Zionis menerobos masuk ke rumah saudara lelakinya pada pukul 8 pagi pada Kamis, kemudian memaksa ia dan tiga anggota keluarganya yang lain masuk ke dalam satu kamar di rumah tersebut. Setelah menahan keluarga tersebut sebentar, gerombolan serdadu Zionis memecahkan salah satu jendela di rumah tersebut dan keluar melalui jendela. Kemudian, mengatakan pada keluarga tersebut jika mereka ingin keluar dari rumah, mereka juga harus keluar melalui jendela.

Serdadu Zionis kemudian mengelas pintu depan rumah keluarga itu. Zahida menyatakan bahwa jendela yang rusak itu tidak menuju ke jalan utama, tapi ke rumah tetangga.

Koordinator Asosiasi Pembela HAM di Al-Khalil, Imad Abu Shamsieh, mengatakan pada Ma’an bahwa serdadu Zionis berupaya untuk memaksa keluar keluarga tersebut sejak mereka pindah dua pekan lalu. Itu merupakan upaya untuk mengosongkan jalan al-Syuhada dari seluruh warga Palestina, kemudian memberikannya kepada para pemukim ilegal Yahudi sebagai tempat kediaman baru.

Warga Palestina di Kota Tua Al-Khalil menghadapi kehadiran serdadu ‘Israel’ dalam jumlah besar setiap hari, sekitar 20 pos pemeriksaan juga didirikan di pintu-pintu masuk berbagai jalan dan pintu masuk Masjid Ibrahimi. Selain itu, warga Palestina tidak diizinkan berkendara di jalan al-Syuhada, rumah-rumah dan toko-toko mereka di jalan tersebut ditutup dengan cara mengelasnya, dan mereka tidak diizinkan berjalan di jalan-jalan tertentu di sejumlah area di Kota Tua.

Sementara itu, sekitar 800 pemukim ilegal Yahudi yang terkenal kejam di Al-Khalil bisa bergerak bebas di jalan tersebut, mengendarai mobil, dan membawa senapan mesin.* (Ma’an News Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Pintu depan rumah keluarga Zahida. Foto: Ma’an News Agency

Pintu depan rumah keluarga Zahida. Foto: Ma’an News Agency

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Penjajah Zionis Bentuk Unit Khusus Tangani Layang-layang dari Gaza
Serdadu Zionis Lukai 525 Warga Palestina di Perbatasan Gaza »