Kementerian: 49 Persen Obat-obatan di Gaza Habis

9 June 2018, 14:56.
Pasokan obat di Jalur Gaza mencapai tingkat rendah yang membahayakan setelah keputusan dibuat untuk berhenti memasok rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan, pada 23 Mei 2017. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

Pasokan obat di Jalur Gaza mencapai tingkat rendah yang membahayakan setelah keputusan dibuat untuk berhenti memasok rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan, pada 23 Mei 2017. Foto: Mohammed Asad/Middle East Monitor

LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza memperingatkan kekurangan parah dalam pelayanan kesehatan dasar yang diberikan kepada warga Palestina di daerah kantong tersebut. “Sekitar 49 persen obat-obatan penting dan 29 persen pasokan medis di Gaza telah habis,” ungkap departemen farmasi kementerian kesehatan.

Gaza menghadapi kekurangan parah pada layanan perawatan kesehatan utama dan ketersediaan obat untuk dialisis, kateterisasi jantung dan operasi jantung terbuka, jelas kementerian.

Sektor farmasi Gaza, jelas kementerian, kekurangan 53 persen dari kebutuhan bulanannya, sementara sektor tugas medis kekurangan 21 persen dari kebutuhan bulanannya.

Kementerian juga memperingatkan kondisi buruk kota terblokade itu dalam layanan perawatan utama, yang dikatakan kini menghadapi kekurangan lebih dari 63 persen.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Serdadu Zionis Lukai 525 Warga Palestina di Perbatasan Gaza
Ribuan Warga Palestina Habiskan Jum’at Terakhir Ramadhan di Masjidil Aqsha »