‘Uni Emirat Arab Beli Properti di Baitul Maqdis untuk Penjajah Zionis’

9 June 2018, 19:18.
Pemandangan Kompleks Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis, 23 Juli 2017. Foto: Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency

Pemandangan Kompleks Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis, 23 Juli 2017. Foto: Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency

LONDON, Sabtu (Middle East Monitor): Seorang pebisnis Palestina yang berafiliasi dengan mantan pemimpin Fatah Mohammed Dahlan berencana membeli kawasan permukiman (real estate) di kota Baitul Maqdis atas nama Uni Emirat Arab untuk membantu penjajah Zionis memperluas permukiman ilegalnya, ungkap Syaikh Kamal Khatib, Wakil Ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina terjajah 1948.

Khatib mengepos di Facebook bahwa “seorang pebisnis Emirat yang sangat dekat dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed Bin Zayed, berencana membeli rumah-rumah dan properti-properti yang bersebelahan dengan Masjid Al-Aqsha khususnya, dengan bantuan pengusaha Baitul Maqdis yang bekerja untuk Dahlan.”

“Mereka menawarkan kepada seorang warga Baitul Maqdis 5 juta dolar untuk membeli rumahnya yang bersebelahan dengan Masjid Al-Aqsha. Ketika ia menolak, mereka menaikkan tawaran menjadi 20 juta dolar, tapi upaya untuk membujuknya gagal.”

Khatib memperingatkan bahwa langkah tersebut sama dengan yang terjadi pada tahun 2014 ketika “rezim Bin Zayed” membeli rumah-rumah untuk lembaga-lembaga permukiman ilegal di daerah Silwan dan Wadi Hilwa di Baitul Maqdis terjajah.

Ia menambahkan: “Terkait situasi berbahaya ini, kami menganjurkan rakyat kami yang terhormat di Baitul Maqdis agar tidak berurusan dengan upaya apapun untuk menjual rumah-rumah atau real estate kepada pihak manapun dan dengan kedok apapun… Para penguasa Emirat adalah kanker yang menghancurkan tubuh Ummah.”

Ini bukan kali pertama Syaikh Khatib menuding Uni Emirat Arab membeli properti warga Baitul Maqdis demi kepentingan penjajah ‘Israel’, khususnya yang berada di dekat Masjid Al-Aqsha.

Khatib memperingatkan bahaya ini dalam pernyataan sebelumnya yang dipublikasikan surat kabar Qatar Al-Sharq pada September, dimana ia menegaskan bahwa “UEA membeli rumah-rumah warga Baitul Maqdis melalui asosiasi Yahudi Amerika yang berkedudukan di UEA. Itu datang dari UEA langsung ke ‘Israel’, melalui perantara warga Palestina yang memfasilitasi pembelian real estate warga Baitul Maqdis, khususnya yang berada sangat dekat dengan Masjid Al-Aqsha.”* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Ribuan Warga Palestina Habiskan Jum’at Terakhir Ramadhan di Masjidil Aqsha
Serangan Udara Rusia Tewaskan 42 Warga Sipil di Idlib, Suriah »