Penjajah Zionis Tutup Masjid Ibrahimi, Tak Jelas Kapan Akan Dibuka Kembali

12 June 2018, 14:18.
Masjid Ibrahimi di Al-Khalil, Tepi Barat terjajah, 8 Juli 2017. Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

Masjid Ibrahimi di Al-Khalil, Tepi Barat terjajah, 8 Juli 2017. Foto: Issam Rimawi/Anadolu Agency

LONDON, Selasa (Middle East Monitor): Serdadu penjajah Zionis Ahad (10/6) lalu menutup Masjid Ibrahimi di kota Al-Khalil, Tepi Barat terjajah bagi jamaah Muslim tanpa pemberitahuan lebih dulu. Menurut situs ‘Israel’ 0404, penjajah Zionis berdalih sebelumnya ditemukan sebuah perangkat bahan peledak di sekitar masjid pada hari itu. Dengan alasan itu, para serdadu Zionis semakin mengintensifkan kehadiran mereka dan menutup masjid. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai hal itu, ataupun mengenai kapan masjid akan dibuka kembali.

Warga Palestina di Kota Tua Al-Khalil menghadapi kehadiran serdadu Zionis dalam jumlah besar setiap hari, dan sedikitnya 20 pos pemeriksaan didirikan di pintu-pintu masuk banyak jalan, serta pintu masuk Masjid Ibrahimi.

Mereka juga tidak diizinkan berkendara di Jalan Al-Syuhada, rumah-rumah dan toko-toko mereka di jalan tersebut ditutup dengan dilas, dan tidak diizinkan berjalan di beberapa jalan di Kota Tua.

Sementara itu, sekitar 800 pemukim ilegal Yahudi di Al-Khalil yang terkenal kejam bisa bergerak dengan bebas di jalanan, mengendarai mobil dan membawa senapan mesin.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Rezim Suriah Bom Rumah Sakit Anak di Idlib, 17 Tewas Termasuk Anak-anak
‘Sudah Cukup Ketidakadilan, Penindasan, Keangkuhan’ »