Netanyahu Diperiksa Penyidik dalam Kasus Korupsi Telekomunikasi

13 June 2018, 14:19.
Foto: Flickr

Foto: Flickr

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Pihak penyidik ‘Israel’ memeriksa Benyamin Netanyahu kemarin (12/6) atas dugaan keterlibatan dengan perusahaan telekomunikasi terbesar, ungkap Israel Radio, salah satu dari tiga kasus korupsi yang memberatkan masa depan politiknya. Kendaraan yang membawa para penyidik berhenti di pintu masuk kediaman resmi Netanyahu, dimana sejumlah pengunjuk rasa menuntut Netanyahu untuk mengundurkan diri terkait investigasi, menurut Reuters.

Pihak penyidik menolak berkomentar, namun Israel Radio menyatakan Netanyahu diperiksa atas dugaan memberikan bantuan regulasi untuk Bezeq Telecom Israel sebagai imbalan atas liputan yang menguntungkan di situs berita yang dikontrol pemilik perusahaan tersebut.

Netanyahu –yang sudah diperiksa dua kali sebelumnya dalam kasus yang disebut Case 3000– dan Bezeq menolak melakukan pelanggaran.

Netanyahu sekarang ini terlibat dalam tiga skandal politik lainnya: Case 1000 yang melibatkan dugaan bahwa Netanyahu dan istrinya menerima hadiah ilegal dari para pengusaha; Case 2000 yang menuding Netanyahu berupaya untuk membeli liputan surat kabar yang menguntungkan; dan Case 3000, yang juga dikenal dengan “skandal kapal selam”.

Terlepas dari penyelidikan tersebut, popularitas pemimpin sayap kanan itu meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Menurut para pengamat, itu merupakan cerminan dari kebijakan keamanannya yang keras, mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran yang ia lawan, dan pembukaan kedutaan besar AS di Baitul Maqdis terjajah – sebuah langkah yang telah lama ia anjurkan.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« ‘Sudah Cukup Ketidakadilan, Penindasan, Keangkuhan’
Pejabat Afrika Selatan Diskors Karena Komentarnya yang Pro-‘Israel’ »