Rezim Suriah Intensifkan Serangan ke Dara’a, Sekitar 200.000 Warga Hijrah

2 July 2018, 17:16.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

ANKARA, Senin (Anadolu Agency): Jumlah warga yang meninggalkan kota Dara’a di barat daya Suriah ke daerah-daerah perbatasan dekat Yordania dan ‘Israel’ akibat dahsyatnya serangan pasukan rezim Suriah kini mencapai 198.000. Hal itu diungkapkan Syrian Network for Human Rights (SNHR), kemarin (1/7).

Sekitar 214 warga sipil tewas dalam serangan rezim, yang didukung oleh Rusia, di Dara’a antara 15 Juni dan 30 Juni, ungkap SNHR dalam sebuah laporan. Angka itu termasuk 65 anak-anak dan 43 wanita.

Serangan gencar rezim memaksa ribuan warga sipil meninggalkan Dara’a ke daerah-daerah perbatasan di dekat Yordania dan ‘Israel’.

Kamis lalu, Amman menyatakan kesiapannya untuk mendukung peran PBB dalam membantu warga Suriah yang hijrah – namun tidak juga membuka perbatasannya.

Dalam beberapa hari terakhir, Dara’a menjadi target serangan udara dan darat rezim Bashar al-Assad dan sekutu-sekutunya, yang telah maju jauh ke pedesaan timur Dara’a, merebut kota Busra al-Harir dan Nahtah.

Berdasarkan pembicaraan damai yang diselenggarakan tahun lalu di Astana ibukota Kazakhstan, Dara’a ditetapkan sebagai “zona de-eskalasi” dimana tindakan agresi secara tegas dilarang.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Obat untuk Anak-anak Penderita Leukemia di Gaza Nyaris Habis
Korban Perang: Kehidupan Luluh Lantak di Ghouta Timur »