Mahasiswa Suriah Bertemu Kembali dengan Keluarga Setelah 5 Tahun Jadi Tawanan Rezim

3 July 2018, 23:50.
Dalam sebuah video mengharukan yang beredar di media sosial, Hassani terlihat memeluk ibu dan ayahnya tepat setelah pembebasannya. (Screen grab)

Dalam sebuah video mengharukan yang beredar di media sosial, Hassani terlihat memeluk ibu dan ayahnya tepat setelah pembebasannya. (Screen grab)

DUBAI, Selasa (Al Arabiya.net): Mahasiswa Universitas Suriah, Muhannad al-Hassani, bertemu kembali dengan keluarganya setelah ditawan oleh rezim Assad selama lima tahun.

Dalam sebuah video mengharukan yang beredar di media sosial, Hassani terlihat memeluk ibu dan ayahnya tepat setelah pembebasannya dari kamp penahanan Assad.

Sang ibu menyambutnya dengan pelukan dan airmata seraya mengucapkan kata-kata sukacita dan syukur, sementara ayahnya tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun saat memeluk anak lelakinya itu. Menghindar dari kamera, ayah Hassani berusaha untuk menyembunyikan airmatanya. Hassani berulang kali memeluk dan mencium tangan ayahnya.

Pada 2014, di tahun ketiganya mempelajari human medicine di Universitas Aleppo, Hassani asal desa Kafr Nabel di pedalaman Idlib, ditangkap bersama sekitar 30 teman sejawatnya oleh rezim Assad. Mazin Al-Qarji yang merupakan salah satu dari 30 mahasiswa itu juga dibebaskan, sementara yang lainnya disiksa dan dibunuh.

Sejumlah unjuk rasa diselenggarakan oleh warga Suriah untuk menuntut pembebasan Hassani dan rekan-rekannya. Kasus ini menarik perhatian PBB, yang kemudian melakukan upaya untuk membebaskan tawanan Suriah yang telah dipenjara selama bertahun-tahun oleh Assad itu.

Para aktivis menyatakan bahwa Hassani menghabiskan bertahun-tahun penahanannya di antara penjara Adra di pedesaan Damaskus dan sel-sel angkatan udara di provinsi Aleppo.

Lembaga Syrian Network of Human Rights (SNHR) mengumumkan Desember lalu bahwa jumlah tawanan di penjara-penjara rezi Suriah melebihi 220.000.

Berdasarkan sejumlah laporan yang dikeluarkan oleh lembaga Human Rights Watch terkuak bahwa sebagian besar tawanan di penjara-penjara rezim Suriah disiksa dan dianiaya.* (Al Arabiya.net | Sahabat Al-Aqsha)

Foto: Al Arabiya.net

Foto: Al Arabiya.net

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Korban Perang: Kehidupan Luluh Lantak di Ghouta Timur
Tentara Mesir Hancurkan Terowongan Gaza »