Penjajah Zionis Jadikan Syaikh Raed Salah Tahanan Rumah

7 July 2018, 13:49.
Foto: PIC

Foto: PIC

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Sabtu (PIC): Pengadilan ‘Israel’ di bagian utara kota Haifa pada Kamis (5/7) lalu memutuskan untuk membebaskan Syaikh Raed Salah, ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina terjajah 1948, dengan sejumlah syarat berat termasuk tahanan rumah.

Pengacara Khaled Zabarqa menyatakan bahwa pengadilan ‘Israel’ memutuskan untuk membebaskan Syaikh Salah dengan syarat-syarat ketat setelah satu tahun dipenjara di sel isolasi. Ia menambahkan bahwa pengadilan memutuskan untuk menjadikan ia tahanan rumah di kota Kafer Kanna, utara Palestina terjajah, dengan memakaikan gelang elektronik di tangannya.

Syarat-syarat tersebut meliputi larangan memasuki kampung halaman Salah, Umm al-Fahm, di bagian utara wilayah Palestina terjajah 1948 dan larangan-larangan lain atas pergerakannya. Syaikh Salah juga dilarang menghubungi siapapun, menerima kunjungan dan menghubungi media massa.

Gerombolan serdadu Zionis menangkap Syaikh Salah dari rumahnya di Umm al-Fahm Agustus lalu. Penjajah Zionis beralasan bahwa penahanannya didasarkan atas keterlibatannya dalam “menghasut kekerasan dan terorisme” (baca: membela tanah airnya Palestina dan Masjidil Aqsha) pada lebih dari satu kesempatan dan karena keanggotaannya dalam Gerakan Islam yang dinyatakan ilegal oleh penjajah Zionis pada 2015.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Khatib Masjidil Aqsha Kecam ‘Kesepakatan Abad Ini’
Badan Pengawas Senjata Kimia Pastikan Rezim Assad Gunakan Klorin di Douma Suriah »