Hamas Tolak Rencana yang Akan Pisahkan Gaza dari Tepi Barat

8 July 2018, 20:51.
Foto: PIC

Foto: PIC

GAZA, Ahad (PIC): Gerakan perlawanan Islam Hamas menegaskan kembali penolakannya atas rencana apapun yang akan memisahkan Jalur Gaza dari Tepi Barat. Dalam cuitannya di Twitter pada Sabtu (7/7), anggota biro politik Hamas Mousa Abu Marzouk menyatakan bahwa Hamas menolak “Kesepakatan Abad Ini” –gagasan Amerika Serikat– yang berupaya memisahkan Gaza dari bagian lain Palestina.

Abu Marzouk menambahkan bahwa Hamas menginginkan negara Palestina di Tepi Barat dan Gaza dengan Baitul Maqdis sebagai ibukotanya, serta ingin rekonsiliasi Palestina yang tahan lama berdasarkan kerja sama politik dan persatuan dalam menghadapi penjajahan ‘Israel’. Ia juga menyatakan, Hamas ingin melihat blokade yang diberlakukan penjajah Zionis dan sanksi atas Gaza yang dijatuhkan Otoritas Palestina dicabut, serta seluruh masalah yang diderita oleh masyarakat terpecahkan.

Selama sekitar 12 tahun, penjajah Zionis ‘Israel’ memberlakukan blokade ketat atas Gaza, sementara Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menjatuhkan –karena alasan politik–  sanksi ekonomi atas Gaza selama lebih dari setahun. Abbas dan pemerintahannya di Ramallah menolak untuk merespon seruan seluruh faksi Palestina agar mencabut sanksi tak berperikemanusiaannya terhadap Gaza.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Badan Pengawas Senjata Kimia Pastikan Rezim Assad Gunakan Klorin di Douma Suriah
Penjajah Zionis Tuduh Relawan Turki Bantu Hamas, Ankara Janji Akan Balas ‘Israel’ »