Mufti Palestina: Haram Fasilitasi atau Jual Tanah Palestina pada Penjajah

12 July 2018, 10:21.
Muslim Palestina shalat di kompleks Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis pada 8 Juni 2018. Foto: Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency

Muslim Palestina shalat di kompleks Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis pada 8 Juni 2018. Foto: Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency

LONDON, Kamis (Middle East Monitor): Mufti Palestina Mohammed Hussein menyatakan bahwa memfasilitasi musuh untuk memiliki tanah Palestina, termasuk Baitul Maqdis, adalah haram.

Quds Press memberitakan, hal itu terkait upaya ‘Israel’ meloloskan RUU yang memungkinkan warga Yahudi untuk memiliki tanah Palestina di Tepi Barat terjajah dan Baitul Maqdis terjajah.

“Tanah Palestina adalah wakaf Islam dan haram menjualnya atau memfasilitasi musuh untuk memilikinya,” katanya, seraya menegaskan bahwa “siapapun yang menjual tanahnya kepada musuh atau menerima kompensasi untuk itu merupakan seorang pendosa.”

Ia juga menyatakan bahwa melakukan perbuatan itu mendorong ke arah pengingkaran terhadap agama dan pelaku tindakan seperti itu merupakan “pengkhianat”.

Mufti menyeru rakyat untuk memboikot siapapun yang menjual tanahnya kepada Zionis atau memfasilitasi penjualan seperti itu.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« 1 Anak Tewas, Tujuh Terluka Akibat Serangan Rezim Suriah di Idlib
Gaza Balas Sanksi Penjajah Zionis dengan Larang Impor Buah ‘Israel’ »