Mufti Palestina: ‘Nyoblos dalam Pemilu Penjajah Zionis di Baitul Maqdis Itu Haram’

1 August 2018, 13:53.
Mufti Besar Baitul Maqdis dan Palestina, Syaikh Mohammed Ahmed Hussein. Foto: Dokumentasi MEMO

Mufti Besar Baitul Maqdis dan Palestina, Syaikh Mohammed Ahmed Hussein. Foto: Dokumentasi MEMO (Apaimages)

LONDON, Rabu (Middle East Monitor): Dewan Fatwa Tinggi Palestina Senin (30/7) lalu menyeru warga Palestina untuk tidak ambil bagian dalam pemilu pemerintahan kota Baitul Maqdis yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Demikian pemberitaan Quds Press yang dikutip MEMO. Dalam pernyataan tertulis, dewan mengumumkan fatwa yang menyatakan bahwa partisipasi dalam pemilu ‘Israel’ di kota suci tersebut, baik sebagai kandidat atau pemilih: haram.

Alasan fatwa ini, jelas dewan, adalah pemerintah ‘Israel’ di Baitul Maqdis terjajah tidak melayani warga Palestina dan membebankan pajak tinggi pada mereka.

Menurut dewan fatwa, partisipasi dalam pemilu akan memperkuat rencana dan kebijakan penjajah Zionis ‘Israel’ yang berupaya menguatkan dominasinya terhadap kota itu, termasuk rencana Yahudisasi, mengubah bangunan bersejarah dan keagamaannya.

Sebelumnya dewan menyerukan warga Palestina tidak memilih dalam pemilu ‘Israel’ untuk mempertahankan status Baitul Maqdis sebagai kota terjajah yang melanggar konvensi internasional dan kemanusiaan.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Terlibat Demonstrasi Anti-Penjajah, Mahasiswi Palestina Ini Divonis Tujuh Bulan Penjara
Hamas: Penjajah Zionis Tawan Wartawan untuk Sembunyikan Kebijakan Rasisnya »