PBB ‘Tidak Cukup Berusaha’ Atasi Konflik ‘Israel’-Palestina

2 August 2018, 21:08.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

WASHINGTON, Kamis (Anadolu Agency): Dewan Keamanan PBB tidak cukup berusaha untuk menyelesaikan masalah ‘Israel’-Palestina, ungkap Duta Besar Swedia untuk PBB pada Selasa (31/7) lalu. “Menyelesaikannya harus menjadi prioritas. Apakah itu sudah menjadi prioritas? Saya rasa tidak,” kata Olof Skoog, saat berbicara di Dewan Keamanan PBB.

Skoog menyatakan, “Peristiwa baru-baru ini telah menjauhkan kita dari perdamaian di wilayah itu.” Yang ia maksud adalah keputusan Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis dan UU negara bangsa Yahudi ‘Israel’.

“Kita sangat dekat dengan perang Gaza lainnya. Hampir setiap hari terjadi ketegangan di sana yang dapat mengobarkan (konflik) dengan sangat cepat. Jadi, ini situasi yang sangat berbahaya. Dan saya tidak berpikir bahwa Dewan Keamanan telah cukup berbuat untuk (mengatasi) hal itu,” kata Skoog.

Ia juga menegaskan dewan telah gagal melakukan pendekatan kemanusiaan di Gaza, Palestina, serta menekankan bahwa ia tidak melihat adanya gerakan maju untuk menyelesaikan konflik.

Pada 19 Juli, parlemen ‘Israel’ menyetujui UU yang menyatakan ‘Israel’ “negara bangsa orang-orang Yahudi”. UU itu tidak mendukung partisipasi warga Palestina dalam kehidupan politik, kata Skoog. “Kami telah memastikan bahwa setiap anggota di Dewan Keamanan memahami dengan tepat bagaimana kehidupan di Gaza,” tambahnya.* (Anadolu Agency | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« Intelijen ‘Israel’ Terlibat dalam Banyak Operasi Pembunuhan di Dunia
Penjajah Zionis Buka Pusat Warisan Yahudi di Dekat Masjidil Aqsha »