Penjajah Zionis Buka Pusat Warisan Yahudi di Dekat Masjidil Aqsha

2 August 2018, 21:10.
Foto: Anadolu Agency

Foto: Anadolu Agency

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Kamis (Anadolu Agency | PIC): Otoritas penjajah Zionis pada Rabu (1/8) membuka pusat warisan Yahudi di sebuah gedung di distrik Silwan, dekat Masjid Al-Aqsha, timur Baitul Maqdis terjajah. Tempat itu diresmikan dengan nama “Pusat Warisan Yaman Yahudi”. Penjajah Zionis mengklaim, gedung pusat warisan yang menelan biaya lebih dari 1 juta dolar itu pada abad ke-19 digunakan sebagai sinagog oleh Yahudi Yaman sehingga mereka menuntut keluarga Palestina yang tinggal di sana pindah dari tempat itu sejak 2004.

Padahal, orang-orang Yahudi Yaman tinggal di distrik Silwan sebagai pengungsi selama tidak lebih dari 50 tahun setelah mereka disambut baik oleh warga Palestina pada saat itu. Hal itu diungkapkan kelompok anti-pemukim ilegal Yahudi di Palestina.

Gedung tersebut diakuisisi pada 2015 oleh organisasi sayap kanan Ateret Cohanim –kelompok yang bekerja untuk membentuk mayoritas Yahudi di Kota Tua dan Baitul Maqdis Timur– setelah perseteruan hukum panjang yang mencapai puncaknya ketika pengadilan ‘Israel’ memerintahkan pengusiran keluarga Palestina Abu Nab yang tinggal di sana.

Pembukaan pusat Yahudi itu dihadiri oleh Menteri Urusan Baitul Maqdis ‘Israel’ Ze’ev Elkin dan Menteri Kebudayaan Miri Regev. Mantan gubernur Arkansas dan kandidat presiden Amerika Serikat Mike Huckabee juga hadir.

Direktur Pusat Informasi Wadi Hilweh Jawad Siyam dan Ketua Komite Daerah Batn al-Hawa Zuhayr ar-Racabi ditangkap oleh serdadu Zionis sebelum upacara pembukaan pusat warisan Yahudi itu.* (Anadolu Agency | PIC | Sahabat Al-Aqsha)

Update Kabar Al-Aqsha dan Palestina via Twitter @sahabatalaqsha
Berikan Infaq terbaik Anda. Klik di sini.


Posting ini berada dalam kategori : Kabar Al-Aqsha & Palestina

« PBB ‘Tidak Cukup Berusaha’ Atasi Konflik ‘Israel’-Palestina
Ditembak Sniper ‘Israel’, Empat Bersaudara Ini Tidak Bisa Berjalan Normal Lagi »